Sri Mulyani Ungkap Alasan Ekonomi RI Bisa Meroket 7,07%

Kamis, 05 Agustus 2021 - 19:05 WIB
loading...
Sri Mulyani Ungkap Alasan...
Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan alasan ekonomi RI bisa tumbuh meroket di Kuartal II 2021 hingga mencapai 7,07%. Menurut dia pertumbuhan ekonomi tersebut menjukkan bahwa seluruh lini mesin pertumbuhan sudah mulai bergerak.

"Ini artinya pertumbuhan ekonomi dari sisi permintaan, sekarang seluruh mesin pertumbuhan sudah mulai berkontribusi dan mulai aktif untuk mendukung pertumbuhan," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (5/8/2021).

Baca Juga: Proyeksi Sri Mulyani: Ekonomi RI Tumbuh 4% di Kuartal III 2021

Dia menjelaskan bahwa konsumsi rumah tangga tumbuh 5,59% dan investasi mengalami peningkatan sebesar 7,5%. Tidak hanya itu, ekspor juga mengalami peningkatan semenjak triwulan I 2021 sudah mulai masuk ke zona positif meningkat sebesar 7%, dan triwulan II tumbuh 31,8%. Demikian juga dengan aktivitas impor pada di triwulan I sudah positif tumbuh 5,5% dan momentumnya makin terakselerasi dan menguat di triwulan II tumbuh di angka 31,2%.

Hal itu menunjukkan seluruh sektor mulai bergerak dan sebagian adalah karena kebijakan dari pemerintah yang terus melakukan intervensi dari sisi demand dan supply. "Jadi arah triwulan II menunjukkan arah pemulihan sudah benar, strategi pemulihan sudah benar dan mulai menghasilkan dampak atau hasilnya," tandasnya.

Baca Juga: Ekonomi RI Tumbuh 7,07%, Airlangga: Lebih Baik dari Jepang dan Korsel

Dia berharap momentum pemulihan ekonomi akan bisa terjaga. Namun demikian hal itu bisa terlaksana apabila pelaku ekonomi dan masyarakat ikut menjaga bersama. "Kami pun akan terus menjaga pemulihan bersa-sama," tandas dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
Infografis
4 Alasan Ukraina Bisa...
4 Alasan Ukraina Bisa Runtuh pada 2025, Banyak Kota yang Hancur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved