Penerapan New Normal Jadi Prioritas Jangka Panjang Ekonomi RI

Jum'at, 29 Mei 2020 - 04:07 WIB
loading...
Penerapan New Normal...
Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan new normal harus dijalankan dengan disiplin. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan kembali membuka aktivitas sosial ekonomi dengan protokol kesehatan yang ketat di era normal baru alias new normal. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar roda perekonomian tetap berjalan dan juga kesehatan masyarakat tetap terjaga.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, alasan pemerintah untuk menjalankan new normal adalah untuk prioritas jangka panjang. Sebab, jika tak dilaksanakan roda perekonomian akan berhenti.

"Saya rasa menghadapi normal baru ini sesuatu hal yang prioritasnya jangka panjang," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Kamis (28/5/2020). (Baca Juga : Erick Thohir Sebut 100% Perusahaan BUMN Siap Hadapi New Normal )

Pasalnya, vaksin dari virus Corona sendiri diproyeksikan baru akan ditemukan pada tahun depan. Itupun menurutnya, setelah ditemukan masih harus dilakukan proses produksi hingga distribusi yang dilakukan oleh masing-masing negara.

"Karena kalau kita lihat dari vaksin sendiri itu kan kuartal 1-4 tahun depan rencana diketemukan. Itu baru diketemukan belum yang namanya produksi, distribusi belum juga vaksinisasi," jelas Erick.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Berita Terkini
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved