Jadi Bank Internasionalnya Indonesia, BNI Siap Antar UMKM ke Pasar Global

Senin, 09 Agustus 2021 - 16:58 WIB
loading...
Jadi Bank Internasionalnya...
BNI dengan sejumlah kantor cabangnya di luar negeri siap memfasilitasi UMKM untuk menembus pasar global. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pasar ekspor diharapkan tidak hanya menjadi ladang bagi perusahaan besar nasional untuk mengekspansi bisnisnya, tetapi juga bisa ditembus oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Untuk itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang memiliki kantor cabang di sejumlah negara siap memfasilitasi UMKM nasional untuk menembus pasar ekspor.

Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan, BNI diberi penugasan khusus untuk menjadi bank internasionalnya Indonesia. Erick memuji langkah BNI yang sudah membuka jalan bagi UMKM agar go global menembus pasar internasional melalui kantor cabangnya di Singapura, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London, dan New York.

Baca Juga: Gelar BNI UK SME’s Business Summit 2021, BNI Siap Bawa UMKM Nasional ke Pasar Eropa

Terobosan BNI lainnya, yakni Xpora, yaitu solusi bisnis bagi UMKM yang mulai merintis bisnis hingga yang hendak memperluas pasar, juga diapresiasi. Seperti diketahui, Menteri BUMN juga menugaskan BNI untuk menggarap potensi perantau atau diaspora Indonesia agar naik kelas. Erick meyakini, sinergitas antara diaspora dan BUMN, khusus BNI, akan memberi peluang bagi mereka naik kelas menjadi pengusaha di luar negeri.

Belum lama ini, Erick mendorong keberadaan BNI di London agar dapat membantu diaspora pelaku UMKM serta pengusaha Indonesia untuk mengembangkan usaha mereka di kawasan Inggris Raya dan Eropa. Hal tersebut turut mendapatkan dukungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London serta Indonesia Small-Medium Enterprises in The United Kingdom (ISME-UK).

"Ini era baru, era digital. Jika mau belajar dan kolaborasi, kita bisa dapat peluang, akses modal, keterampilan, bahkan akses pasar baik di dalam dan luar negeri. Sebagai contoh, peluang bisnis bukan lagi andalkan tetangga sekitar sebagai pasar tetapi juga seantero Indonesia, bahkan ke tingkat global. Seperti yang dilakukan BNI, yang sudah membuka jalan bagi UMKM agar go global menembus pasar Eropa melalui London," jelasnya dalam siaran pers, Senin (9/8/2021).

Di bagian lain, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyebutkan bahwa saat ini, kredit di kantor cabang luar negeri BNI tercatat sebesar USD3,7 miliar. Sebanyak 93% dari portofolio kredit tersebut menurutnya merupakan Indonesia-related business.

Royke juga memastikan bahwa kantor cabang luar negeri BNI dapat berperan dalam pengembangan UMKM Indonesia yang merupakan nasabah BNI domestik. Antara lain dengan memberikan layanan advisory, khususnya mengenai market insight, akses kepada potential buyer, regulasi lokal terkait custom and tax, dan lain-lain.

Salah satu pelaku usaha Diaspora Indonesia yang hingga saat ini telah memperoleh fasilitas pembiayaan dari Kantor Cabang Luar Negeri BNI adalah Surya Trading Co., Ltd. - Hong Kong yang bergerak di bidang perdagangan retail makanan dan minuman.

Berkat dukungan dan total solusi perbankan yang disediakan oleh BNI Hong Kong, Surya Trading Co., Ltd. saat ini telah memiliki 11 toko/supermarket yang berlokasi di Hong Kong dan aktif melakukan suplai barang kebutuhan sehari-hari produksi Indonesia ke 80 toko afiliasinya di Hong Kong.

"Untuk mendukung program tersebut, telah disiapkan skema pembiayaan khusus, dan kantor cabang luar negeri telah melakukan penjajakan terhadap potensi pembiayaan kepada UMKM diaspora di negara masing-masing. Ke depan, pembiayaan diaspora Indonesia akan menjadi sumber pertumbuhan baru di segenap kantor cabang luar negeri," ungkap Royke.

Royke mengatakan pihaknya menargetkan agar porsi pembiayaan UMKM meningkat dari 20,7% pada 2020 menjadi 30% pada 2024. Dalam hal ini, BNI telah menyusun skema pembiayaan dengan memberikan beberapa relaksasi atas kebijakan kredit yang ditujukan bagi UMKM yang berorientasi ekspor, baik eksportir langsung maupun tidak langsung, termasuk kepada diaspora.

Baca Juga: Amerika Serikat Kirim Pesawat Pembom untuk Setop Kemajuan Taliban

Guna menjawab tantangan membantu UMKM naik kelas dan go global, BNI berinisiatif untuk membentuk Xpora yang merupakan akronim dari Ekspor dan Diaspora yaitu one stop shopping solution BNI untuk memberikan layanan terintegrasi bagi mitra-mitra UMKM. Royke menyebut, saat ini Xpora sudah dilakukan piloting di 7 lokasi yaitu Medan, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, Denpasar, dan Makassar.

Ada tiga value utama yang menjadi fondasi dalam Xpora, yakni Go Productive, Go Digital, dan Go Global. Xpora juga memiliki delapan solusi utama untuk UMKM, yaitu pelayanan cepat dan berkualitas, peningkatan kapabilitas melalui edukasi, pendampingan, pengembangan UMKM dan akses kepada tool bisnis fintech, juga diagnostic bisnis, solusi keuangan mudah dan terintegrasi, kemudahan akses pasar via kerja sama dengan e-commerce dan instansi pemerintah.

Selain itu, aktivasi digital melalui kerja sama dengan Xpora partner dan pelayanan digital yang komprehensif, solusi transaksi nirtunai via digital portal dengan akses mudah kepada channel e-banking, pemberdayaan bisnis ekspor dengan akses kepada inkubasi dan B2B matchmaking dengan potensial buyer nasabah BNI yang berada di kantor cabang luar negeri, serta solusi dengan orientasi ekspor termasuk produk trade dengan biaya rendah.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Rekomendasi
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved