Kantin Kendal Jajal Langsung Sistem OSS Berbasis Risiko dan Ngobrol Bareng Jokowi
Senin, 09 Agustus 2021 - 18:16 WIB
loading...
Dalam peluncuran Online Single Submission (OSS) dilakukan wawancara langsung oleh Presiden Jokowi dengan beberapa pengusaha, salah satunya Rayhan, selaku pemilik Kantin Kendal, Juice Station dan Sayur Kendal. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Dalam proses peluncuran Online Single Submission (OSS) dilakukan wawancara langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan beberapa pengusaha dari beberapa wilayah tanah air, sekaligus mencoba sistemnya. Salah satu pengusaha yang berkesempatan adalah Rayhan, selaku Direktur Wihrasa Group, PT Wihrasa Mitra Boga Internasional, yang juga selaku pemilik Kantin Kendal, Juice Station dan Sayur Kendal.
Kantin yang mengusung konsep fresh, non msg dan pengawet, menggunakan produk sayuran dari usaha kebun sendiri yang berlokasi di Depok (NKV).
Baca Juga: Jokowi Tegaskan Perizinan Online Berbasis Risiko tidak Kebiri Wewenang Pemda
Melalui kesempatan ini, Rayhan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Presiden dan Kementerian Investasi/BKPM yang telah menginisiasi sistem OSS ini sehingga mempermudah izin usaha kecil seperti ini yang telah diuji coba secara langsung juga.
Oleh karenanya Rayhan mengajak partisipasi rekan rekan usahawan lain untuk ikut menggunakan sistem ini untuk menjamin keberlangsungan usahanya.
"Semoga niat dan harapan dalam usaha bersama memperbaiki iklim investasi di negara kita dapat terwujud melalui rangkaian inovasi seperti sistem OSS berbasis resiko ini untuk Indonesia yang beradab," tutur Rayhan.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ivestasi/BKPM meluncurkan program Online Single Submission (OSS) berbasis risiko dengan tujuan mempermudah perizinan investasi.
Kantin yang mengusung konsep fresh, non msg dan pengawet, menggunakan produk sayuran dari usaha kebun sendiri yang berlokasi di Depok (NKV).
Baca Juga: Jokowi Tegaskan Perizinan Online Berbasis Risiko tidak Kebiri Wewenang Pemda
Melalui kesempatan ini, Rayhan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Presiden dan Kementerian Investasi/BKPM yang telah menginisiasi sistem OSS ini sehingga mempermudah izin usaha kecil seperti ini yang telah diuji coba secara langsung juga.
Oleh karenanya Rayhan mengajak partisipasi rekan rekan usahawan lain untuk ikut menggunakan sistem ini untuk menjamin keberlangsungan usahanya.
"Semoga niat dan harapan dalam usaha bersama memperbaiki iklim investasi di negara kita dapat terwujud melalui rangkaian inovasi seperti sistem OSS berbasis resiko ini untuk Indonesia yang beradab," tutur Rayhan.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ivestasi/BKPM meluncurkan program Online Single Submission (OSS) berbasis risiko dengan tujuan mempermudah perizinan investasi.
Lihat Juga :