Erick Thohir Kasih Pesan ke PLN: Tidak Ada Lagi Proyek Aneh-aneh
Kamis, 12 Agustus 2021 - 14:14 WIB
loading...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta, PT PLN (Persero) untuk tidak lagi membangun proyek yang tidak penting. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta, PT PLN (Persero) untuk tidak lagi membangun proyek yang tidak penting. Hal ini agar PLN bisa menjaga kondisi keuangan perusahaan melalui penghematan belanja modal atau capital expenditure (capex).
"Tidak ada lagi proyek aneh-aneh supaya cashflow bisa sustain. Setop permainan proyek-proyek yang tidak penting," ujarnya pada Launching Produksi Oksigen PLN Peduli, Kamis (12/8/2021).
Baca Juga: Penuhi Amanat Erick Thohir, PLN Hasilkan Oksigen Murni dari 19 Pembangkit di Jamali
Erick melanjutkan, dengan kondisi keuangan utang PLN sebesar Rp500 triliun ditambah harus mengubah pembangkit listrik menjadi energi terbarukan. Maka dana yang akan dibutuhkan cukup besar. "Ditambah lagi penugasan dari pemerintah yang hari ini kompensasi subsidi yang kita lakukan. Tidak ada jalan lain kita harus melakukan terobosan yang luar biasa," ungkapnya.
Dia juga meminta PLN untuk fokus pada ekonomi hijau. Pasalnya, mayoritas negara sudah menyepakati dunia harus bebas dari emisi karbon pada tahun 2050. Sementara Indonesia berkomitmen untuk mencapai bebas emisi karbon baru terjadi di tahun 2060.
"Tidak ada lagi proyek aneh-aneh supaya cashflow bisa sustain. Setop permainan proyek-proyek yang tidak penting," ujarnya pada Launching Produksi Oksigen PLN Peduli, Kamis (12/8/2021).
Baca Juga: Penuhi Amanat Erick Thohir, PLN Hasilkan Oksigen Murni dari 19 Pembangkit di Jamali
Erick melanjutkan, dengan kondisi keuangan utang PLN sebesar Rp500 triliun ditambah harus mengubah pembangkit listrik menjadi energi terbarukan. Maka dana yang akan dibutuhkan cukup besar. "Ditambah lagi penugasan dari pemerintah yang hari ini kompensasi subsidi yang kita lakukan. Tidak ada jalan lain kita harus melakukan terobosan yang luar biasa," ungkapnya.
Dia juga meminta PLN untuk fokus pada ekonomi hijau. Pasalnya, mayoritas negara sudah menyepakati dunia harus bebas dari emisi karbon pada tahun 2050. Sementara Indonesia berkomitmen untuk mencapai bebas emisi karbon baru terjadi di tahun 2060.
Lihat Juga :