Masuk Musim Penyampaian Laporan Keuangan, Bursa Amerika Menghijau
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 20:08 WIB
loading...
A
A
A
Data ekonomi pekan ini mencatatkan bahwa pemulihan ekonomi AS tumbuh kuat. Hal itu dipicu oleh pasar tenaga kerja yang mengalami rebound menyusul turunnya angka pengangguran selama tiga pekan berturut-turut.
Namun demikian, Covid-19 masih menjadi badai tornado yang dimungkinkan dapat meluluhlantakan kepercayaan konsumen. Rilis data dari Universitas Michigan terkait pembacaan awal Indeks Sentimen Konsumen, Jumat (13/8) pagi melaporkan tidak berubah dari bulan lalu, yaitu di 81,2, dilansir Reuters, Jumat (13/8).
Baca juga: 2 Kali Mangkir, Nina Masuk DPO Kasus Ujaran Kebencian
Sementara itu, harga minyak di AS tergelincir lebih rendah mengingat kekhawatiran penyebaran Covid-19 varian delta membatasi permintaan. Hingga Jumat (13/8) pukul 19.16 WIB, harga minyak mentah berjangka (futures) turun 0,17 poin di harga USD68,92. Merebaknya kasus Covid-19 di China sebagai konsumen minyak terbesar kedua di dunia telah mengkhawatirkan pasar.
Dalam sebuah laporan yang dirilis Kamis (12/8), International Energy Agency (IEA) memperkirakan ada pertumbuhan permintaan menjadi setengah juta barel per hari. Angka ini terendah pada paruh kedua tahun ini dibandingkan periode yang sama bulan lalu.
Namun demikian, Covid-19 masih menjadi badai tornado yang dimungkinkan dapat meluluhlantakan kepercayaan konsumen. Rilis data dari Universitas Michigan terkait pembacaan awal Indeks Sentimen Konsumen, Jumat (13/8) pagi melaporkan tidak berubah dari bulan lalu, yaitu di 81,2, dilansir Reuters, Jumat (13/8).
Baca juga: 2 Kali Mangkir, Nina Masuk DPO Kasus Ujaran Kebencian
Sementara itu, harga minyak di AS tergelincir lebih rendah mengingat kekhawatiran penyebaran Covid-19 varian delta membatasi permintaan. Hingga Jumat (13/8) pukul 19.16 WIB, harga minyak mentah berjangka (futures) turun 0,17 poin di harga USD68,92. Merebaknya kasus Covid-19 di China sebagai konsumen minyak terbesar kedua di dunia telah mengkhawatirkan pasar.
Dalam sebuah laporan yang dirilis Kamis (12/8), International Energy Agency (IEA) memperkirakan ada pertumbuhan permintaan menjadi setengah juta barel per hari. Angka ini terendah pada paruh kedua tahun ini dibandingkan periode yang sama bulan lalu.
(uka)
Lihat Juga :