Jelang HUT Kemerdekaan, RI Ekspor Komoditi Pertanian Senilai Rp7,2 Triliun ke 61 Negara
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
"Sektor yang akan dilepas pada kesempatan ini sebesar 627,4 juta ton nilainya Rp7,29 triliun meliputi komoditi perkebunan 564,6 juta ton, tanaman pangan 4,3 juta ton, hortikultura 7,2 juta ton, peternakan 4,0 juta ton dan komoditi lainnya," urainya.
Adapun tujuan utama negara ekspor antara lain China, Amerika, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Inggris, Jerman, Rusia, Uni Emirat Arab, Pakistan, dan beberapa negara lain. Lebih lanjut dia menuturkan, kegiatan Merdeka Ekspor ini merupakan acuan dan sekaligus membangkitkan nasionalisme dan rasa kebangsaan.
Baca juga: 3 Jurus Ampuh Mentan untuk Dorong Ekspor Sektor Pertanian
"17 Agustus adalah hari kemerdekaan. Oleh karena itu harus ditandai dengan upaya-upaya memberikan kekuatan bagi bangsa dan negara. Minimal menjadi optimisme, kita negara keempat terbesar dan kita juga punya kekuatan untuk menjadi negara yang kuat dan bisa mensejahterakan kehidupan kita ke depan," tandasnya.
Sementara itu, dia juga meminta kepada seluruh pemimpin kabupaten, kota, dan provinsi untuk tidak ragu dalam melakukan ekspor. "Saya berharap tidak ada kabupaten, tidak ada provinsi, kota yang tidak bisa ekspor. Ingat kita negara tropis, komoditi-komoditi pertanian dibutuhkan negara lain," tegasnya.
Adapun tujuan utama negara ekspor antara lain China, Amerika, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Inggris, Jerman, Rusia, Uni Emirat Arab, Pakistan, dan beberapa negara lain. Lebih lanjut dia menuturkan, kegiatan Merdeka Ekspor ini merupakan acuan dan sekaligus membangkitkan nasionalisme dan rasa kebangsaan.
Baca juga: 3 Jurus Ampuh Mentan untuk Dorong Ekspor Sektor Pertanian
"17 Agustus adalah hari kemerdekaan. Oleh karena itu harus ditandai dengan upaya-upaya memberikan kekuatan bagi bangsa dan negara. Minimal menjadi optimisme, kita negara keempat terbesar dan kita juga punya kekuatan untuk menjadi negara yang kuat dan bisa mensejahterakan kehidupan kita ke depan," tandasnya.
Sementara itu, dia juga meminta kepada seluruh pemimpin kabupaten, kota, dan provinsi untuk tidak ragu dalam melakukan ekspor. "Saya berharap tidak ada kabupaten, tidak ada provinsi, kota yang tidak bisa ekspor. Ingat kita negara tropis, komoditi-komoditi pertanian dibutuhkan negara lain," tegasnya.
(ind)
Lihat Juga :