Didera 3 Jenis Stres, Nasib PRT Migran Bikin Ngenes

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Kedua, stres mental. Di tengah work from home (WFH), atau school from home, tuntutan kerja semakin banyak. Mulai dari membersihkan rumah dan masak berkali-kali dalam sehari, menjaga anak dan jompo serta berbelanja.

“PRT juga dilarang libur bahkan hingga berbulan-bulan sehingga tidak ada waktu beristirahat dan rileks. Tuntutan di kampung pun bertambah, karena mereka juga terimbas pandemi. Banyaknya keperluan di kampung halaman sementara PRT tidak bisa pulang. Inilah yang menjadi tekanan,” ujarnya.

Ketiga, stres keuangan yang disebabkan oleh biaya kebutuhan tambahan yang tak terduga yang harus dibayar oleh PRT sendiri, seperti membeli masker, hand sanitizer, dan makanan sehat.

Bagi mereka yang tidak mendapatkan dari majikan terpaksa harus mengorbankan 10-15 persen dari gajinya yang sudah sangat kecil untuk bisa memenuhi kebutuhan darurat tersebut.

“Beban lain adalah biaya penempatan yang menguras enam hingga sembilan bulan gaji kami. Penahanan dokumen oleh P3MI dan juga agensi tanpa adanya mekanisme penyelesaian yang mudah dijangkau oleh pekerja migran di luar negeri,” beber Eni.

Baca juga: Cek BLT Subsidi Gaji Bisa Lewat WA, Begini Caranya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lindungi Hak PMI, May...
Lindungi Hak PMI, May God-Taiwan Teken MoU dengan Anak Usaha BPJS Ketenagakerjaan
BRI Perkuat Jaringan...
BRI Perkuat Jaringan di Asia Timur dengan Pembukaan Cabang di Taipei
TKI Makin Sering Nabung...
TKI Makin Sering Nabung di BNI, Nilainya Capai Rp2,14 Triliun
BNI, Kementerian PKP,...
BNI, Kementerian PKP, KP2MI, dan BP Tapera Hadirkan KPR Terjangkau bagi PMI
Sektor Informal Masih...
Sektor Informal Masih Tumpuan, Ada 10.000 Lowongan Pekerja Rumah Tangga di 2025
Kadin Indonesia Siap...
Kadin Indonesia Siap Bangun Sistem Digital Pendataan Pekerja Migran
Kasus TPPO Turun Signifikan,...
Kasus TPPO Turun Signifikan, Hendarsam: Kerentanan di Daerah Migran Masih Tinggi
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Tak Selalu Karena Usia,...
Tak Selalu Karena Usia, Ini 5 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda
Rekomendasi
Melirik Ambisi China...
Melirik Ambisi China di Sumatera: BYD Gelar Pesta Teknologi Tanpa Asap Knalpot
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Berita Terkini
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved