Apical Group Partisipasi Ekspor Pertanian ke Pasar Global

Minggu, 15 Agustus 2021 - 05:57 WIB
loading...
Apical Group Partisipasi...
Serah terima plakat oleh Direktur Apical Group kepada Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor di kantor PT Kutai Refinery Nusantara di Balikpapan yang disaksikan segenap jajaran Muspida. (Foto: Dok. Apical Group)
A A A
JAKARTA - Apical Group, salah satu produsen minyak kelapa sawit yang tergabung dalam Grup Royal Golden Eagle berpartisipasi pada acara ‘Pelepasan Merdeka Ekspor Pertanian 2021’ dari Indonesia ke pasar global yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual dari Istana Negara, Sabtu (8/14).

Pelepasan ekspor secara bersamaan ini merupakan inisiatif bersama antara Pemerintah Daerah Kalimantan Timur (Pemda Kaltim) dan Kementerian Pertanian (Kementan) serta sektor usaha pertanian yang tergabung dari 17 pintu pengeluaran dalam rangkaian kegiatan Merdeka Ekspor 2021. Kegiatan yang dilakukan di kantor PT. Kutai Refinery Nusantara ini sekaligus merupakan langkah nyata untuk membantu ekspor pertanian selama masa pandemi, meningkatkan ekspor UKM, menjaga kesetiaan pelanggan, meningkatkan investasi serta menumbuhkan ekonomi nasional.

(Baca juga:Plt Gubernur Sulsel Dorong Ekspor Pertanian Lampaui Pertambangan)

Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan salah satu kunci perbaikan perekonomian nasional adalah dengan meningkatkan ekspor, karena dapat menambah motivasi para petani kita. Kita tidak boleh menyerah dan harus lebih jeli menggali potensi ekspor di daerah masing-masing.

Masih banyak potensi ekspor yang sangat besar, akan tetapi perlu diintegrasikan dengan supply chain nasional dan global agar para petani lebih mudah mengekspor ke pasar global dalam bentuk barang jadi.

(Baca juga:BPS: Ekspor Pertanian Tumbuh Positif Sebesar 18,98%)

Saat ini, kata Presiden, ada 514 kabupaten/kota di Indonesia di mana baru 293 kabupaten/kota tergolong komoditas sentra pertanian ekspor. “Kuncinya adalah proaktif, fokus dan menguasai teknologi untuk meningkatkan produktifitas melalui hilirisasi dan faktorisasi untuk memberikan nilai tambah, seiring dengan mekanisasi dan promosi sehingga potensi pasar semakin luas,” ujar Presiden.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan akan melakukan beberapa akselerasi ekspor produk pertanian. Diharapkan nantinya pada 2024 mendatang ekspor pertanian RI berlipat ganda hingga tiga kali lipat.

(Baca juga:BPS Ungkap Ekspor Pertanian Maret 2021 Kian Tumbuh Subur)

Dalam mewujudkan hal itu, pihaknya mengaku akan berusaha mengembangkan beberapa produk yang potential.“Selama ini ekspor produk tani masih didominasi kelapa sawit. Kami sedang berusaha mendorong ekspor produk pertanian selain kelapa sawit seperti porang, sarang wallet, lipan, maggot serta lainnya,” kata Mentan.

Apical Group mendukung program ekspor pertanian, terutama untuk produk yang berhubungan dengan minyak kelapa sawit berkelanjutan. Sebagai salah satu pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di Indonesia, Apical Group memiliki keunggulan strategi produksi untuk melayani kebutuhan pasar domestik dan ekspor ke lebih dari 30 negara di dunia.

(Baca juga:Ekspor Pertanian dan Perkebunan Tembus Rp300 Triliun)

Head of Social Security and License, M. Jaya Budiarsa mengatakan partisipasi PT Kutai Refinery Nusantara (Apical Group) pada kegiatan ekspor ini dapat mendukung program pemerintah, yakni ekspor pertanian, sekaligus membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Kami percaya kita semua dapat melalui kondisi pandemi ini jika kita saling mendukung,” ujar Jaya Budiarsa dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/8/2021).

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan pertanian yang membangun pertanian hingga memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri dan mampu memenuhi pasokan pasar global. Dengan demikian akan meningkatkan pertumbuhan investasi dan menumbuhkan ekonomi nasional.

Pelepasan Ekspor dari Tujuh Belas Pintu
Pelepasan ekspor tersebut dilakukan di 17 pintu di Indonesia secara serentak dengan total berat produk mencapai 627,4 juta ton. Kaltim tergolong sebagai salah satu daerah yang memiliki nilai ekspor yang patut diapresiasi dengan hasil pertanian periode Januari-Juni 2021 sesuai catatan BPS senilai Rp18,533 triliun.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Berita Terkini
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved