Duta Petani Andalan Bandung Barat Dukung Program Ekspor Kementan
Senin, 16 Agustus 2021 - 01:42 WIB
loading...
A
A
A
Selaku DPA dan Ketua Gapoktan Wargi Panggupay, Ulus berkomitmen membantu masyarakat dan petani untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, termasuk produksi tahu yang dipasarkan dengan harga terjangkau.
Kendati begitu, Ulus tidak menampik adanya penurunan jumlah ekspor baby buncis dan buncis super, dari rata-rata dua ton menjadi satu ton akibat kebijakan di negara tujuan seperti Malaysia. Sementara ekspor ke Singapura terkendala jadwal pengiriman dari pihak ekspedisi yang semula dua kali menjadi satu kali sehari.
“Saat ini kami ekspor satu hingga 1, 5 ton baby buncis dan buncis super ke Singapura per hari dengan omset Rp4,2 juta untuk sekali kirim. Selain itu juga ekspor selada air dan pokcay, sedangkan omset per bulan mencapai Rp400 juta,” katanya.
Ulus mengakui sejumlah pengusaha muda di Jawa Barat mendukung program Kementan melalui Gerakan Tiga Kali Ekspor (GratiEks).
Kendati begitu, Ulus tidak menampik adanya penurunan jumlah ekspor baby buncis dan buncis super, dari rata-rata dua ton menjadi satu ton akibat kebijakan di negara tujuan seperti Malaysia. Sementara ekspor ke Singapura terkendala jadwal pengiriman dari pihak ekspedisi yang semula dua kali menjadi satu kali sehari.
“Saat ini kami ekspor satu hingga 1, 5 ton baby buncis dan buncis super ke Singapura per hari dengan omset Rp4,2 juta untuk sekali kirim. Selain itu juga ekspor selada air dan pokcay, sedangkan omset per bulan mencapai Rp400 juta,” katanya.
Ulus mengakui sejumlah pengusaha muda di Jawa Barat mendukung program Kementan melalui Gerakan Tiga Kali Ekspor (GratiEks).
(dar)
Lihat Juga :