Menuju Kawasan Pelabuhan Hijau, 1.000 Bibit Mangrove Ditanam di MNP
Senin, 16 Agustus 2021 - 22:32 WIB
loading...
A
A
A
"Kita menganut konsep waterfront area, jadi kalau terbiasa ke luar negeri waterfront city itu nanti mirip. Ini bisa menjadi ruang terbuka hijau yang bisa digunakan masyarakat Kota Makassar," tambah Prasetyadi.
Jika berjalan sesuai target, masyarakat Sulsel sudah bisa menikmati fasilitas pelabuhan berkonsep green and smart port pada awal tahun 2024 mendatang. Sebagai langkah awal, dilakukan penanaman 1.000 bibit mangrove. Jumlah tersebut akan terus bertambah dan disesuaikan dengan kebutuhan untuk kawasan ruang terbuka hijau seluas 20 hektare.
"Hari ini kita lakukan penanaman 1.000 bibit mangrove yang menjadi cikal bakal kawasan ruang terbuka hijau di Makassar. Pada awal tahun 2024 akan melihat pelabuhan yang bagus dan ideal dengan menggunakan konsep green and smart port," ungkapnya.
Baca Juga: Pelindo IV Pastikan Operasional Tetap Optimal Selama PPKM Level 4
Sebagai green and smart port, MNP didesain khusus dengan teknologi canggih dan dibangun menggunakan konsep otomasi. Artinya, pekerjaan akan lebih banyak dilakukan di dalam ruangan, karena sebagian besar pekerjaan lapangan akan dilakukan menggunakan teknologi robotik.
Jika berjalan sesuai target, masyarakat Sulsel sudah bisa menikmati fasilitas pelabuhan berkonsep green and smart port pada awal tahun 2024 mendatang. Sebagai langkah awal, dilakukan penanaman 1.000 bibit mangrove. Jumlah tersebut akan terus bertambah dan disesuaikan dengan kebutuhan untuk kawasan ruang terbuka hijau seluas 20 hektare.
"Hari ini kita lakukan penanaman 1.000 bibit mangrove yang menjadi cikal bakal kawasan ruang terbuka hijau di Makassar. Pada awal tahun 2024 akan melihat pelabuhan yang bagus dan ideal dengan menggunakan konsep green and smart port," ungkapnya.
Baca Juga: Pelindo IV Pastikan Operasional Tetap Optimal Selama PPKM Level 4
Sebagai green and smart port, MNP didesain khusus dengan teknologi canggih dan dibangun menggunakan konsep otomasi. Artinya, pekerjaan akan lebih banyak dilakukan di dalam ruangan, karena sebagian besar pekerjaan lapangan akan dilakukan menggunakan teknologi robotik.
Lihat Juga :