Gandeng Garena, MNC Studios Produksi Free Fire Master League Season Terbaru

Rabu, 18 Agustus 2021 - 11:31 WIB
loading...
A A A
Diperkirakan FFML Season IV akan tayang pada 21 Agustus hingga 2 Oktober 2021 dan 6 tim terbaik akan bertanding dalam babak playoff, yang dikenal sebagai FFIM 2021 pada 16 Oktober dan 24 Oktober 2021. Semua kegiatan produksi akan dilakukan di kompleks studio grup dan acara finalnya akan disiarkan di Studio RCTI+ di Kebon Jeruk, salah satu studio indoor dengan kualitas penyiaran televisi yang terbesar di Asia.

Selain kompetisi E-Sports, kesepakatan dengan Garena juga mencakup blocking program, untuk acara Anniversary ke-4 Free Fire yang akan diproduksi juga oleh divisi game khusus Perseroan, PT Esports Star Indonesia (ESI) dan akan disiarkan secara langsung melalui RCTI dan RCTI+. Blocking program telah menjadi salah satu kunci pendorong utama performa grup pada tahun 2021, karena pencapaian acara yang disiarkan dari TV FTA kami telah menghasilkan salah satu torehan program terbaik hingga saat ini. Sebagai gambaran, blocking program “Shopee Ikatan Cinta” berhasil memperoleh rating tertinggi dengan pencapaian pangsa pemirsa masing-masing sebesar 15,8% dan 53,5%.

Baca Juga: MNC Studios International Raih Pendapatan Rp1,39 Triliun di 2020

Sebagai informasi, ESI didirikan untuk memberikan solusi end-to-end yang inovatif di seluruh spektrum aktivitas yang terkait dengan game, mencakup pengembangan game, penerbitan game, manajemen acara, yang terdiri dari program pencarian bakat & kompetisi E-Sport profesional, dan manajemen tim E-Sports. Kegiatan operasional game ESI didukung kuat oleh MNCN TV FTA, khususnya GTV, untuk memberikan dukungan pemasaran untuk pasar Indonesia dan RCTI+ untuk mencakup pasar global. Kolaborasi strategis dengan RCTI+ ini akan terbukti bermanfaat bagi lini operasi game ESI kedepannya karena akan menarik perhatian penggemar game di seluruh dunia, yang diproyeksikan akan tumbuh menjadi 577 juta pada tahun 2024.

"Kami menggerakkan semua operasi game MSIN di bawah ESI dan kami berharap bahwa tahun depan, kontribusi dari divisi game kami akan menjadi substansial bagi kinerja keuangan MSIN," tutur Valencia Tanoesoedibjo.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Game Populer...
Daftar Game Populer Indonesia yang Bisa Top Up di Mister Top Up
Dukung Ekonomi Kreatif,...
Dukung Ekonomi Kreatif, Des Ganjar Gelar Turnamen Mobile Legends
Bocah Pecandu Game yang...
Bocah Pecandu Game yang Sukses Berbisnis Rumput Laut Goreng, Kekayaannya Hampir Setengah Triliun
Mewarisi Perusahaan...
Mewarisi Perusahaan Raksasa Game Online, Remaja Korea Jadi Miliarder Termuda di Dunia
Sandiaga Uno Dukung...
Sandiaga Uno Dukung Penuh Kominfo Blokir PayPal hingga Dota: Ora Iso Sak Penake Dewe!
MNC Digital Mengakuisisi...
MNC Digital Mengakuisisi Game Bergenre MOBA: Fight of Legends
Akhirnya, Trio Maple...
Akhirnya, Trio Maple Haven Bisa Dikendalikan Langsung Lewat Game Mobile
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Rekomendasi
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved