Ini Cara Sri Mulyani Kejar Pajak Rp1.506 Triliun Tahun Depan
Rabu, 18 Agustus 2021 - 15:07 WIB
loading...
A
A
A
Di samping terus melakukan reformasi, perluasan basis pajak melalui perluasan objek dan ekstensifikasi berbasis kewilayahan. Selanjutnya, inovasi penggalian potensi perpajakan dengan tetap menjaga iklim investasi dan keberlanjutan usaha.
Baca Juga: Taliban Kini Punya Banyak Helikopter dan Pesawat Tempur Buatan AS dan Rusia
Tidak hanya itu, perlunya insentif fiskal yang lebih terarah dan terukur. Sebagai informasi, penerimaan perpajakan dibagi menajdi dua, yaitu pajak serta kepabeanan dan cukai. Target penerimaan pajak tahun depan ditargetkan sebesar Rp1.262,9 triliun meningkat 10,5% dibandingkan tahun ini. Sedangkan penerimaan kepabeanan dan cukai diperkirakan Rp 244 triliun pada 2022 tumbuh 4,6% dibandingkan 2021.
Baca Juga: Taliban Kini Punya Banyak Helikopter dan Pesawat Tempur Buatan AS dan Rusia
Tidak hanya itu, perlunya insentif fiskal yang lebih terarah dan terukur. Sebagai informasi, penerimaan perpajakan dibagi menajdi dua, yaitu pajak serta kepabeanan dan cukai. Target penerimaan pajak tahun depan ditargetkan sebesar Rp1.262,9 triliun meningkat 10,5% dibandingkan tahun ini. Sedangkan penerimaan kepabeanan dan cukai diperkirakan Rp 244 triliun pada 2022 tumbuh 4,6% dibandingkan 2021.
(nng)
Lihat Juga :