InsyaAllah, Rencana Bisnis Baru Garuda Indonesia Dibeberkan Minggu Depan

loading...
InsyaAllah, Rencana Bisnis Baru Garuda Indonesia Dibeberkan Minggu Depan
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, rencana bisnis baru perseroan memasuki tahap finalisasi untuk didiskusikan dengan stakeholder mulai dari jajaran komisaris sampai pemegang saham. Foto/Dok
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terus mematangkan persiapan rencana bisnis perusahaan melalui konsep The New Garuda Indonesia. Adapun rencana tersebut saat ini masih terus dimatangkan sebelum nantinya dibahas kepada stakeholder terkait.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, rencana bisnis tersebut saat ini memasuki tahap finalisasi untuk didiskusikan dengan para stakeholder mulai dari jajaran komisaris sampai kepada para pemegang saham Garuda.

"Insya Allah minggu depan kita sudah bisa presentasikan, filosofinya adalah Garuda ini akan lebih simple tapi profitable dan full service, artinya menyadari bahwa jumlah aircraft (pesawat) yang akan kita layani akan berkurang," ujar Irfan dalam Public Expose Garuda Indonesia secara virtual, Kamis (19/8).

Baca Juga: Menanti Penerbangan Umrah Dibuka Kembali, Garuda Indonesia: Apakah Bulan Oktober?



Terkait jumlah pasti pesawat yang akan digunakan, Irfan menyebut bahwa mengenai jumlah pasti pesawat masih terus dihitung oleh Perseroan. Dia memastikan, adanya pengurangan jumlah pesawat yang akan digunakan dan turut berdampak terhadap rute penerbangan.

"Jumlahnya berapa? kita masih itung angkanya, tapi jumlah aircraft atau pesawat akan berkurang, jumlah tipe pesawat juga akan berkurang dan sebagai konsekuensi logis dari itu rute-rute yang akan kita layani juga akan berkurang karena kita mandatnya di domestik dan kargo," kata dia.

"Dan yang terakhir tentu saja menduplikasi terhadap infrastruktur pendukung alat produksi yaitu pesawat akan juga diadjust terhadap itu," sambungnya.

Baca Juga: Garuda Indonesia Engga Selalu Buntung, Pendapatan Charter Penerbangan Naik 5 Kali Lipat

Selain itu, Irfan juga menyebut bahwa Garuda Indonesia akan terus menerus mencari cara untuk memperoleh pendapatan yang diperoleh dari bisnis non core, yaitu penumpang dan kargo, tapi bukan berarti Perseroan akan memiliki bisnis tersebut

"Tapi tentu saja kita akan melakukan kerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk meningkatkan pendapatan Garuda, tetapi secara linier tentu saja musti berdampak kepada penumpang dan kargo. Tentu saja akan terus kita lakukan dan mencari partner-partner yang kredibel yang punya visi sama dengan kita dan punya visi secara terus menerus dan memastikan bahwa kesederhanaan Garuda itu jd sangat penting di republik ini," ucapnya.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top