Agar Terhindar dari Middle Income Trap, Ini Saran Ekonom

Senin, 23 Agustus 2021 - 15:15 WIB
loading...
Agar Terhindar dari...
Indonesia perlu menjalankan strategi tertentu untuk menghindari dari perangkap pendapatan menengah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Middle income trap alias perangkap pendapatan menengah, yakni suatu keadaan dimana suatu negara berhasil mencapai tingkat pendapatan menengah, namun tidak mampu meningkat lagi untuk menjadi negara maju , menjadi kekhawatiran banyak negara berkembang, tak terkecuali Indonesia.

Saat ini, Indonesia termasuk ke dalam negara berpenghasilan menengah ke bawah atau lower middle-income country. Butuh strategi agar negara ini mampu menghindari kondisi middle income trap tersebut.

Baca Juga: Jurus Sri Mulyani Agar RI Tidak Terjebak di Middle Income Trap

Pengamat Ekonomi Ryan Kiryanto menyebutkan, pengembangan sumber daya manusia menjadi poin penting agar Indonesia tidak berada pada zona middle income trap.

"Dengan sumber daya manusia yang cerdas serta didukung dengan ekonomi digital, saya yakin kita bisa menghindari kondisi middle income trap dan setelah kita terlepas kita akan bergerak naik, posisi kita tidak lagi seperti sekarang di lower middle-income country tapi kita justru akan menjadi negara yang berpendapatan menengah dan nanti akan masuk ke level ke negara maju," paparnya di Market Review IDX Channel, Senin (23/8/2021).

Untuk menjadi negara maju, kata dia, pengembangan ekonomi berbasis digital merupakan hal yang penting. Sebab, pandemi ini sudah mengubah perilaku masyarakat maupun lembaga untuk beralih ke digitalisasi sebagai gaya hidup sehari-hari.

Karena itu, kata Ryan, sembari menunggu Indonesia terlepas dari pandemi, perlindungan sosial penting terus digelontorkan agar pendidikan serta ekonomi masyarakat kalangan bawah tidak semakin tergerus.

"Kalaupun nanti kita naik kelas, mudah-mudahan itu juga akan menekan angka kemiskinan kita, mengurangi angka pengangguran, dan ketimpangan kita," sambungnya.

Baca Juga: AS Turun Tangan Bantu Lithuania Hadapi Tekanan China

Terkait penyebab Indonesia turun kelas menjadi lower middle-income country, Ryan mengatakan bahwa itu adalah representasi hasil ekonomi Indonesia selama 2020 ketika pandemi mulai melanda Tanah Air. Otomatis semua kegiatan ekonomi serta mobilitas terganggu yang berakibat ekonomi menurun. "Itu tercermin dari angka PDB kita tahun lalu dimana kita mengalami kontraksi 2,07%," jelasnya.

Terlepas dari itu, Ryan meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan positif dan posisi Indonesia akan kembali naik dari lower middle-income country menjadi middle income country.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Rekomendasi
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved