OJK Kolaborasi Dorong Gerakan Rajin Menabung Bagi Pelajar

Selasa, 24 Agustus 2021 - 17:38 WIB
loading...
OJK Kolaborasi Dorong...
Ilustrasi menabung. FOTO/YourPay
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Kementerian Agama (Kemenag) dan industri perbankan mengeluarkan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Adapun program tersebut dimaksudnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi kelompok pelajar. Hal ini disampaikan Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara dalam acara kegiatan KEJAR Prestasi Anak Indonesia.

Baca Juga: Dikuasai Taliban, Ekonomi Afghanistan Diramal Makin Suram

Tirta mengatakan perluasan perlindungan untuk pelajar yang diiringi dengan upaya literasi keuangan, perlindungan konsumen, merupakan langkah yang strategis. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencapai tingkat inklusi keuangan sebesar 90% pada tahun 2024.

“Penyediaan akses keuangan untuk masyarakat termasuk untuk pelajar merupakan tanggung jawab semua pihak, karena inklusi keuangan merupakan bagian penting dalam upaya pemulihan ekonomi dan pemerataan pendapatan,” ujarnya, Selasa (24/8/2021).

Di Tengah situasi pandemi, Tirta mengingatkan bahwa pentingnya memiliki dana cadangan adalah hal yang penting untuk dilakukan. Adapun hal itu dapat diupayakan dengan membangun kebiasaan diri menabung sejak dini.

Ia menyebut terdapat lima alasan mengapa gerakan menabung untuk pelajar menjadi sangat krusial. Pertama, pelajar merupakan generasi penerus yang akan membangun Indonesia di masa mendatang.

“Mereka perlu dipersiapkan untuk membangun bangsa Indonesia. Dengan jumlah yang sangat signifikan sekira 65 juta pelajar dari total penduduk Indonesia, para pelajar jelas merupakan critical economic player atau pelaku ekonomi yang sangat strategis. Sehingga perlu dibekali pemahaman keuangan yang memadai,” terangnya.

Kedua, survey dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2019 membuktikan para pelajar pada umumnya memiliki tingkat literasi dan inklusi keuangan yang relatif rendah. Tingkat literasi keuangan penduduk Indonesia berusia 15-17 tahun, hanya 16%. Angka ini masih jauh dari tingkat literasi keuangan nasional sebesar 38%.

Sementara, tingkat inklusi keuangan penduduk Indonesia yang berusia 15-17 tahun juga relatif rendah, yaitu hanya 58%. Ketiga, para pelajar rentan dari sisi keuangan. “Ketika pelajar memiliki uang, mereka akan menghabiskan uang itu untuk kesenangan semata dibandingkan ditabung atau di investasi,” tuturnya.

Baca Juga: Parahnya Biden, Tak Tahu Apa dan Berapa Senjata AS yang Dirampas Taliban

Keempat, kebanyakan pelajar tidak mempersiapkan dana darurat. Padahal, kata Tirta, pandemi Covid-19 telah menyadarkan kita tentang pentingnya memperkuat ketahanan keuangan. “Terakhir, pelajar pada umumnya suka mengikuti tren. Mereka seringkali meniru apa yang dilakukan tokoh idola atau influencer di media sosial,” sebutnya.

Oleh karena itu, pemahaman keuangan menjadi sangat penting. Adapun hal itu dimaksudkan agar pelajar tidak mudah terperdaya oleh janji-janji manis yang dilontarkan oleh influencer ataupun pihak lain yang mencoba menggiring para pelajar untuk mengahamburkan uang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Tekan Risiko Turun Kelas,...
Tekan Risiko Turun Kelas, 51,8% Kelas Menengah Pisahkan Pos Pengeluaran
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
IHSG Jatuh Terseret...
IHSG Jatuh Terseret Rilis MSCI ke 6.734, OJK: Masih Batas Wajar
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Ratusan Pelajar dan...
Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Antusias Ikuti Istana untuk Anak Sekolah
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved