Masyarakat Beralih ke Belanja Online, Permintaan Ruang Ritel Turun
Selasa, 24 Agustus 2021 - 18:29 WIB
loading...
A
A
A
“Berdasarkan rekam jejak yang kami pantau, pergerakan tenant yang masuk maupun keluar dari retail pada umumnya berasal dari sektor F&B, fesyen, toko buku, dan hypermarket. Dalam periode tahun ini sampai akhir tahun nanti selain satu mal yang telah dirilis pada April lalu, akan ada satu mal lagi yang akan dirilis di Jakarta,” bebernya.
Baca juga: Pemerintah Uji Coba Pembukaan Mal di Wilayah PPKM Level 4 dengan Prokes Ketat
Di samping itu, dia juga menerangkan harga sewa dan service charge pada ruang ritel di Jakarta relatif stagnan meskipun di beberapa kelas mengalami penyesuaian harga.
“Untuk harga sewa pada grade B dan C di kisaran Rp400.000. Sementara, service charge atau biaya pengelolaan pada grade B dan C di kisaran Rp90.000- 110.000. Di service charge bahkan ada kecenderungan mengalami penurunan,” lanjutnya.
Kemudian, sebaran future ritel berdasarkan area, kata Syarifah, dominasinya terletak di Jakarta Pusat. Sementara, sebaran eksisting ritel dominasinya terletak di Jakarta Selatan atau sebanyak 44% ritel saat ini berlokasi di wilayah tersebut.
Baca juga: Pemerintah Uji Coba Pembukaan Mal di Wilayah PPKM Level 4 dengan Prokes Ketat
Di samping itu, dia juga menerangkan harga sewa dan service charge pada ruang ritel di Jakarta relatif stagnan meskipun di beberapa kelas mengalami penyesuaian harga.
“Untuk harga sewa pada grade B dan C di kisaran Rp400.000. Sementara, service charge atau biaya pengelolaan pada grade B dan C di kisaran Rp90.000- 110.000. Di service charge bahkan ada kecenderungan mengalami penurunan,” lanjutnya.
Kemudian, sebaran future ritel berdasarkan area, kata Syarifah, dominasinya terletak di Jakarta Pusat. Sementara, sebaran eksisting ritel dominasinya terletak di Jakarta Selatan atau sebanyak 44% ritel saat ini berlokasi di wilayah tersebut.
(ind)
Lihat Juga :