Afghanistan Dominasi Bisnis Opium dan Heroin Global
Selasa, 24 Agustus 2021 - 19:46 WIB
loading...
A
A
A
Pergolakan terakhir membuat prospek ekonomi negara itu semakin genting. Fitch pada hari Jumat lalu memperkirakan ekonomi Afghanistan akan mengalami kontraksi tajam turun hingga 20%.
Lebih suramnya lagi, aliran remitansi dan bantuan internasional yang diandalkan Afghanistan di masa depan semakin tidak pasti. Berdasarkan laporan perkiraan Bank Dunia aliran remitasi dari luar ke Afghanistan mencapai USD789 juta pada 2020 atau sekitar 4% dari PDB.
Baca Juga: Sekutu AS Desak Biden Perpanjang Waktu Evakuasi di Afghanistan
Asian Development Bank melaporkan sekitar dua pertiga penduduk hidup di bawah garis kemiskinan, dengan pendapatan kurang dari USD1,90 per hari atau naik dari 55% pada 2017. Pertanian adalah sumber pendapatan utama bagi sebagian besar warga Afghanistan dan ekspor utama negara tersebut.
Menurut Organisasi Perdagangan Dunia, Afghanistan mengekspor barang senilai USD783 juta pada 2020, penurunan hampir 10% dibandingkan tahun 2019. Buah-buahan kering, kacang-kacangan, dan tanaman obat merupakan sebagian besar ekspor, terutama ke India dan Pakistan. Tetapi impor minyak, makanan, dan mesin yang besar berarti Afghanistan mengalami defisit perdagangan yang amat besar.
Lebih suramnya lagi, aliran remitansi dan bantuan internasional yang diandalkan Afghanistan di masa depan semakin tidak pasti. Berdasarkan laporan perkiraan Bank Dunia aliran remitasi dari luar ke Afghanistan mencapai USD789 juta pada 2020 atau sekitar 4% dari PDB.
Baca Juga: Sekutu AS Desak Biden Perpanjang Waktu Evakuasi di Afghanistan
Asian Development Bank melaporkan sekitar dua pertiga penduduk hidup di bawah garis kemiskinan, dengan pendapatan kurang dari USD1,90 per hari atau naik dari 55% pada 2017. Pertanian adalah sumber pendapatan utama bagi sebagian besar warga Afghanistan dan ekspor utama negara tersebut.
Menurut Organisasi Perdagangan Dunia, Afghanistan mengekspor barang senilai USD783 juta pada 2020, penurunan hampir 10% dibandingkan tahun 2019. Buah-buahan kering, kacang-kacangan, dan tanaman obat merupakan sebagian besar ekspor, terutama ke India dan Pakistan. Tetapi impor minyak, makanan, dan mesin yang besar berarti Afghanistan mengalami defisit perdagangan yang amat besar.
(nng)
Lihat Juga :