Afghanistan Dominasi Bisnis Opium dan Heroin Global

Selasa, 24 Agustus 2021 - 19:46 WIB
loading...
Afghanistan Dominasi...
Afghanistan mendominasi bisnis opium dan heroin global sebagai pendapatan petani miskin di negara itu. FOTO/REUTERS/Parwiz
A A A
LONDON - Afghanistan mendominasi bisnis opium dan heroin global, yang memberikan satu-satunya pendapatan bagi banyak petani miskin di negara itu. Hal ini akan memberikan keuntungan bagi Taliban yang memeras pajak, biaya perdagangan, dan terlibat dalam budidaya dan produksi.

Kantor Narkoba dan Kejahatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan bahwa lebih dari 80% pasokan opium dan heroin global berasal dari Afghanistan. Pada puncaknya tahun 2017, produksi opium menyumbang 7% dari PDB Afghanistan.

Dikutip dari Reuters, Selasa (24/8) negara tersebut juga memiliki cadangan mineral senilai sekitar USD1 triliun seperti besi, tembaga, emas dan lithium, logam tanah jarang yang penting untuk produksi baterai kendaraan listrik, menurut sebuah studi Pentagon 2010. "Bangsa ini memiliki potensi untuk menjadi "Arab Saudi dari lithium," kata memo Pentagon.

Baca Juga: Dikuasai Taliban, Ekonomi Afghanistan Diramal Makin Suram

Prospek pertambangan dapat menarik kekuatan besar seperti China untuk mengamankan sumber daya guna mendorong ekonomi hijaunya, tetapi akses yang sulit dan kurangnya jalan mempersulit ekstraksi.

Taliban yang merebut kekuasaan di Afghanistan telah mendorong salah satu negara termiskin di dunia itu kembali menjadi pusat perhatian. Kekerasan, ketidakstabilan, dan korupsi selama bertahun-tahun telah melumpuhkan ekonomi Afghanistan, mempersulit bisnis untuk berkembang dan membuat sebagian besar penduduk tetap miskin.

Setelah menyusut 2% pada tahun 2020 karena pandemi COVID-19, produk domestik bruto (PDB) berada di jalur untuk bangkit kembali dan tumbuh sebesar 2,7% tahun ini karena mobilitas dan perdagangan mulai dilanjutkan, IMF memperkirakan pada bulan Juni. Itu sejalan dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 2,5% dalam beberapa tahun terakhir, tetapi jauh di bawah tingkat satu digit yang diskalakan dalam dekade setelah invasi AS tahun 2001.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Produk Tenun Pewarna Alami Pameran di Belanda
Memasuki Usia Satu Dekade,...
Memasuki Usia Satu Dekade, CPPETINDO Bidik Pasar Internasional
Pengaruh Dolar AS di...
Pengaruh Dolar AS di Pasar Global Terancam di Tengah Politisasi Lembaga
Kolaborasi Exporthub.id...
Kolaborasi Exporthub.id dan BCA Dorong UMKM Indonesia Go Global
Praktisi Ini Dorong...
Praktisi Ini Dorong Masyarakat Lebih Percaya Diri Bisnis Ekspor Impor
UMKM Larantuka Tembus...
UMKM Larantuka Tembus Pasar Global Berkat Semangat dan Digitalisasi
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Rekomendasi
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Suka Microdrama Singkat?...
Suka Microdrama Singkat? Intip Sinopsis Don’t Hurt Me, Daddy, Mommy’s Leaving di V+Short
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved