Budaya Kerja '996' di China, Didukung Jack Ma Digebuk Xi Jinping

Senin, 30 Agustus 2021 - 12:41 WIB
loading...
A A A
Sementara Fortune melaporkan dua kematian memilukan para pekerja di sektor teknologi China. Satu orang diyakini telah bekerja terlalu keras sampai mati dan yang kedua adalah kematian karena bunuh diri.

Pengadilan kemudian memutuskan kematian terkait pekerjaan dan meminta perusahaan untuk membayar keluarga korban sekitar 400.000 yuan atau USD61.710. Pendiri Alibaba Jack Ma telah muncul sebagai pendukung budaya kerja yang melelahkan tersebut ketika terjadi protes di media sosial.

Baca Juga: China Marah Kapal Perang Angkatan Laut AS Melintasi Selat Taiwan

Jack Ma menganggap kerja dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam tanpa upah lembur itu merupakan berkah besar bagi perusahaan dan karyawan. "Berkah besar yang tidak dimiliki oleh banyak perusahaan dan karyawan," kata Ma seperti dikutip dari South China Morning Post.

Namun pekerja milenial China tidak menyukai sistem kerja yang diterpakan Jack Ma karena dituntut jam kerja yang panjang tanpa bayaran sepadan. Kebijakan Pemerintah China yang melarang budaya kerja 996 direspons ByteDance, pemilik TikTok dan Douyin versi China. ByteDance bulan ini mengakhiri sistem kerja yang kebanyakan dilakukan oleh perusahaan teknologi tersebut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bawa Pasukan Miliarder...
Trump Bawa Pasukan Miliarder Terkaya Rp15.097 Triliun ke China, Apa Misinya ke Beijing?
Tenggelamkan Dolar AS,...
Tenggelamkan Dolar AS, Xi Jinping: Yuan China Harus Jadi Mata Uang Cadangan Global
Ekonomi China Lesu,...
Ekonomi China Lesu, Xi Jinping Desak Pejabatnya untuk Fokus pada Pemulihan ekonomi
China Dorong Kazakhstan...
China Dorong Kazakhstan Gabung BRICS, Incar Harta Karun Energi?
Jack Ma Resmi Tersingkir...
Jack Ma Resmi Tersingkir dari Pemegang Saham Kendali di Ant Group
Mengejutkan, Jack Ma...
Mengejutkan, Jack Ma Kini Beralih ke Bisnis Makanan
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Setelah Trump, Presiden...
Setelah Trump, Presiden Putin Akan Berkunjung ke China, Ada Apa Gerangan?
Pemimpin Oposisi Taiwan...
Pemimpin Oposisi Taiwan Sowan ke Beijing, Presiden China Xi Jinping Sesumbar Kebangkitan Besar
Rekomendasi
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved