Utang Terus Meningkat, Ekonom: Pemerintah Harus Hati-hati

Selasa, 31 Agustus 2021 - 12:25 WIB
loading...
Utang Terus Meningkat,...
Peningkatan utang yang kini di kisaran 40% PDB harus disikapi dengan hati-hati oleh pemerintah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Peningkatan utang Indonesia di saat pandemi Covid-19 menjadi perhatian ekonom. Tercatat, sejak Juni sampai dengan Juli 2021 utang Indonesia meningkat menjadi Rp6.570 triliun.

Menurut Ekonom CORE Indonesia (Center of Reform on Economics) Yusuf Rendy, utang Indonesia sebenarnya sudah meningkat meski tidak terjadi pandemi.

Baca Juga: BI Bilang Utang Luar Negeri Tetap Sehat: 37,6% dari PDB

"Menurut saya angka rasio utang yang saat ini di kisaran 40% mau tidak mau mendorong pemerintah harus lebih hati-hati. Lebih ke bagaimana menggunakan utang untuk hal-hal yang sifatnya produktif dan juga menjaga proporsi utang untuk berkelanjutan, khususnya fiskal dalam jangka menengah dan panjang," ujarnya dalam Market Review IDXChanel, Selasa (31/8/2021).

Yang menjadi persoalan, tegas dia, adalah bagaimana pemerintah menggunakan utang tersebut. Menurutnya, utang suatu negara harus sepenuhnya digunakan untuk hal-hal yang sifatnya produktif serta mendorong pembangunan berkelanjutan untuk jangka menengah dan jangka panjang.

Yusuf menambahkan, selanjutnya yang perlu didiskusikan adalah proporsi utang tersebut, apakah lebih banyak didominasi oleh mata uang asing, atau rupiah.

"Juga tenornya misalnya apakah kemudian dalam jangka pendek menengah atau panjang karena ini akan berkaitan dengan tidak hanya masalah peningkatan nominal utang saja tetapi juga misalnya berbicara keberlanjutan fiskal kita dalam jangka menengah sampai panjang nanti," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Rekomendasi
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Khasiat Surat Al Waqiah...
Khasiat Surat Al Waqiah yang Jarang Diketahui: Rezeki Lancar, Hidup Berkah hingga Wajah Bercahaya di Akhirat
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Berita Terkini
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Infografis
Lauren Sanchez, Jurnalis...
Lauren Sanchez, Jurnalis dan Pilot yang Taklukkan Hati Jeff Bezos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved