Varian Delta Meledak di AS, McD Larang Makan di Dalam Restoran

Selasa, 31 Agustus 2021 - 12:57 WIB
loading...
Varian Delta Meledak...
Restoran McDonalds di Queens, New York, AS, 17 Maret 2020. FOTO/REUTERS/Andrew Kelly
A A A
NEW YORK - Sejumlah restoran cepat saji di Amerika Serikat (AS) menutup area tempat duduk dalam ruangan atau membatasi jam operasional karena penyebaran varian delta . Dilansir dari Reuters, upaya itu diambil karena virus menyebar sangat cepat.

"Kami melakukan upaya itu demi keselamatan tim dan kru restoran kami," kata Presiden McDonald's AS Joe Erlinger.

Top Manajemen McDonald's menginstruksikan kepada pewaralaba untuk menutup tempat duduk di dalam ruangan di negara bagian yang tingkat penularan cukup cepat. Di mana kasus melebihi 250 per 100.000 orang dengan rata-rata tiga minggu.

Baca Juga: Wah Bahaya! Vietnam Lockdown, Dunia Terancam Kurang Ngopi

Namun demikian, penutupan restoran tahun ini diharapkan bisa lebih sedikit dibandingkan tahun lalu ketika pandemi pertama kali melanda AS. "Kami terus memantau dampak varian delta dengan cermat dan mengumpulkan seluruh pewaralaba untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan terus meng-update perkembangan terkini terhadap peningkatan kasus," kata dia.

Pejabat tinggi kesehatan AS mengatakan sejak Jumat lalu kasus virus corona di AS terus meningkat di tengah penyebaran varian delta yang begitu cepat walaupun telah divaksinasi.

Baca Juga: Berani Bayar Mahal untuk Orang Yang Bersedia Ditularkan Varian Delta

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan kematian dan kasus masing-masing naik 11% dan 3% selama tujuh hari terakhir secara nasional, dengan rawat inap naik 6% selama seminggu terakhir ke level tertinggi delapan bulan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Rekomendasi
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Berita Terkini
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
BCA Buka Pendaftaran...
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved