Inflasi Bulan Agustus Diperkirakan Melambat Jadi 0,01%

Rabu, 01 September 2021 - 08:23 WIB
loading...
Inflasi Bulan Agustus...
Inflasi diperkirakan melambat pada bulan Agustus menjadi 0,01% (month of month/mom) dari sebelumnya sebesar 0,08% mom. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Inflasi diperkirakan melambat pada bulan Agustus menjadi 0,01% (month of month/mom) dari sebelumnya sebesar 0,08% mom. Ekonom Bank Permata, Josua Pardede mengatakan, secara tahunan, inflasi diperkirakan mengalami peningkatan menjadi 1,57% (year on year/yoy), dari sebelumnya sebesar 1,52%.

"Perlambatan inflasi secara bulanan diperkirakan didorong oleh proyeksi deflasi untuk komponen barang bergejolak. Harga barang bergejolak diperkirakan tercatat -0,53% mom atau setara dengan 3,91% yoy," kata Josua saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (1/9/2021).

Baca Juga: Minyak Goreng hingga Telur Ayam Sumbang Inflasi pada Pekan ke-4 Agustus

Deflasi bulanan untuk komponen barang harga bergejolak disebabkan oleh penurunan sebagian besar harga komoditas pangan . Penurunan tertinggi berasal dari komoditas cabai merah dan cabai rawit, yang masing-masing mengalami penurunan harga sebesar -18,9%mom and -22,7% mom.

"Penurunan harga komoditas berkaitan dengan panen raya produk-produk tersebut di bulan Agustus," katanya.

Baca Juga: Pemerintah-DPR Sepakati Asumsi Pertumbuhan Ekonomi 2021 di 5,2-5,5%

Di sisi lain dia memproyeksikan, bahwa inflasi inti cenderung meningkat terbatas dikarenakan sisi permintaan yang mulai meningkat sejalan dengan pelonggaran PPKM yang dilakukan oleh pemerintah. Ditambah serta diikuti oleh masa pembayaran biaya pendidikan tingkat tinggi.

"Kami perkirakan inflasi inti akan mencatatkan inflasi sebesar 0,09% mom atau setara dengan 1,19% yoy. Di sisi lain, kami memprediksi bahwa laju inflasi untuk barang bergejolak cenderung meningkat terbatas sejalan dengan pelonggaran aktivitas ekonomi secara terbatas dalam 2 minggu terakhir. Kami perkirakan inflasi harga diatur pemerintah diperkirakan akan berada pada kisaran 0,07% mom atau 0,70% yoy," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Di Luar Kendali, Inflasi...
Di Luar Kendali, Inflasi AS Menggila Cetak Rekor Tertinggi dalam 3 Tahun Imbas Kenaikan Harga BBM
Kondisi Kelas Menengah,...
Kondisi Kelas Menengah, Saat Gaji Satu Pintu Tak Lagi Cukup
Inflasi April 0,13%,...
Inflasi April 0,13%, Dipicu Kenaikan Tarif Pesawat dan Bensin
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Rekomendasi
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved