Bandari Pembangunan Sejumlah Bandara, Keuangan API Bisa Kedodoran Rp8,7 Triliun
Kamis, 02 September 2021 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Dalam perjalanannya, AP I justru mengalami kesulitan keuangan dengan total utang berbunga mencapai Rp24,16 triliun. Edwin mencatat pembengkakan utang tersebut disebabkan adanya peningkatan utang untuk mendanai PSN sebesar Rp16,04 triliun.
PSN yang didanai di antaranya, Bandara Internasional Yogyakarta sebesar Rp11,7 triliun, Ahmad Yani International Semarang Rp2,14 triliun, Bandar Udara Internasional Syamsuddin Banjarmasin Rp2,2 triliun, Ngurah Rai International Bali Rp2,35 triliun, hingga pembiayaan lainnya.
Baca juga: Preview Italia vs Bulgaria: Tren Positif Azzurri
Selain itu, perseroan juga melakukan pembiayaan investasi operasional cabang sebesar Rp5,7 triliun.
"Sementara AP 1 dalam proses menyelesaikan proyek PSN untuk pengembangan bandara di tengah pandemi. Kemampuan pendanaan terbatas ," ungkapnya.
PSN yang didanai di antaranya, Bandara Internasional Yogyakarta sebesar Rp11,7 triliun, Ahmad Yani International Semarang Rp2,14 triliun, Bandar Udara Internasional Syamsuddin Banjarmasin Rp2,2 triliun, Ngurah Rai International Bali Rp2,35 triliun, hingga pembiayaan lainnya.
Baca juga: Preview Italia vs Bulgaria: Tren Positif Azzurri
Selain itu, perseroan juga melakukan pembiayaan investasi operasional cabang sebesar Rp5,7 triliun.
"Sementara AP 1 dalam proses menyelesaikan proyek PSN untuk pengembangan bandara di tengah pandemi. Kemampuan pendanaan terbatas ," ungkapnya.
(uka)
Lihat Juga :