Melihat Simpanan Bank, LPS Sebut Dunia Usaha Bersiap Ekspansi
Kamis, 02 September 2021 - 22:55 WIB
loading...
A
A
A
“Artinya, dana pada tiering tersebut yang mayoritas merupakan dana milik korporasi mulai terdistribusi merata. Hal ini mengindikasikan bahwa pemulihan ekonomi nasional tengah bergerak ke arah yang lebih baik, terlihat dari dunia usaha yang mulai bersiap untuk kembali melakukan ekspansi.” ujarnya pada Kamis (2/9/2021).
Purbaya pun menjelaskan, merebaknya varian Delta sempat menyebabkan perlambatan aktivitas ekonomi yang terjadi karena pelaksanaan PPKM Darurat (Level 4) mulai awal Juli sampai sekitar minggu ketiga Agustus. Kebijakan PPKM beserta program vaksinasi masyarakat memberikan dampak yang baik dalam menurunkan kasus positif Covis19 serta bed occupancy rate (BOR) nasional.
"Melihat perkembangan yang baik ini, dunia usaha kembali optimistis, seperti yang tecermin pada PMI Manufaktur Indonesia yang pada Agustus meningkat menjadi 43,7 dari bulan Juli yang sempat menurun ke level 40,1,” jelasnya.
Berdasarkan jenisnya, dari total simpanan pada bulan Juli 2021 sebesar Rp7.038 triliun, proporsi pangsa terbesar simpanan ialah produk deposito (40,15%), diikuti oleh tabungan (32,01%), giro (26,87%), serta deposit on call dan sertifikat deposito (0,97%). Giro mengalami pertumbuhan simpanan tertinggi secara yoy sebesar 17,51%, diikuti oleh tabungan sebesar 13,66%, dan deposito sebesar 4,14%.
Cakupan penjaminan LPS kepada masyarakat telah mencapai di atas target sebagaimana yang ditetapkan oleh Undang-Undang LPS, yakni sebesar 90%. Berdasarkan data Juli 2021, cakupan penjaminan LPS ialah 99,92% atau 359.644.232 rekening simpanan. Besaran nilai simpanan yang dijamin LPS sebesar Rp2 miliar per nasabah per bank setara dengan 35,1 kali PDB per kapita nasional tahun 2020.
Purbaya pun menjelaskan, merebaknya varian Delta sempat menyebabkan perlambatan aktivitas ekonomi yang terjadi karena pelaksanaan PPKM Darurat (Level 4) mulai awal Juli sampai sekitar minggu ketiga Agustus. Kebijakan PPKM beserta program vaksinasi masyarakat memberikan dampak yang baik dalam menurunkan kasus positif Covis19 serta bed occupancy rate (BOR) nasional.
"Melihat perkembangan yang baik ini, dunia usaha kembali optimistis, seperti yang tecermin pada PMI Manufaktur Indonesia yang pada Agustus meningkat menjadi 43,7 dari bulan Juli yang sempat menurun ke level 40,1,” jelasnya.
Berdasarkan jenisnya, dari total simpanan pada bulan Juli 2021 sebesar Rp7.038 triliun, proporsi pangsa terbesar simpanan ialah produk deposito (40,15%), diikuti oleh tabungan (32,01%), giro (26,87%), serta deposit on call dan sertifikat deposito (0,97%). Giro mengalami pertumbuhan simpanan tertinggi secara yoy sebesar 17,51%, diikuti oleh tabungan sebesar 13,66%, dan deposito sebesar 4,14%.
Cakupan penjaminan LPS kepada masyarakat telah mencapai di atas target sebagaimana yang ditetapkan oleh Undang-Undang LPS, yakni sebesar 90%. Berdasarkan data Juli 2021, cakupan penjaminan LPS ialah 99,92% atau 359.644.232 rekening simpanan. Besaran nilai simpanan yang dijamin LPS sebesar Rp2 miliar per nasabah per bank setara dengan 35,1 kali PDB per kapita nasional tahun 2020.
Lihat Juga :