PT Pelni Ngiri dengan Dana PSO yang Diterima BUMD-nya Anies Baswedan
Minggu, 05 September 2021 - 21:30 WIB
loading...
Transjakarta menerima dana PSO lebih besar dari Pelni. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Terdapat perbedaan signifikan nominal subsidi public service obligation (PSO) di sektor transportasi lau t dan darat. Meskipun sumber pendanaan berasal dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
PT Pelni (Persero) misalnya, menerima subsidi PSO untuk penugasan pemerintah di sektor transportasi laut antar-pulau di Indonesia sebesar Rp2 triliun pada 2020. Jumlah tersebut lebih kecil jika dibandingkan dengan subsidi yang diterima PT TransJakarta pada periode yang sama sebesar Rp4,2 triliun.
Baca juga: Alat Tes PCR Kumur BioSaliva Diklaim Sensitivitasnya hingga 95%
Bahkan, PSO TransJakarta 2021 mencapai Rp3,27 triliun yang ditetapkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2021.
Meski begitu, subsidi Pelni lebih besar jika dibandingkan subsidi Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, yakni senilai Rp938,59 miliar dan Light Rail Transit (LRT) sebesar Rp665,07 miliar pada tahun lalu. Anggaran tersebut diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
PT Pelni (Persero) misalnya, menerima subsidi PSO untuk penugasan pemerintah di sektor transportasi laut antar-pulau di Indonesia sebesar Rp2 triliun pada 2020. Jumlah tersebut lebih kecil jika dibandingkan dengan subsidi yang diterima PT TransJakarta pada periode yang sama sebesar Rp4,2 triliun.
Baca juga: Alat Tes PCR Kumur BioSaliva Diklaim Sensitivitasnya hingga 95%
Bahkan, PSO TransJakarta 2021 mencapai Rp3,27 triliun yang ditetapkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2021.
Meski begitu, subsidi Pelni lebih besar jika dibandingkan subsidi Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, yakni senilai Rp938,59 miliar dan Light Rail Transit (LRT) sebesar Rp665,07 miliar pada tahun lalu. Anggaran tersebut diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Lihat Juga :