Harga Tes PCR Turun, Alvin Lie: Penerbangan Tetap Sulit Bangkit
Senin, 06 September 2021 - 10:43 WIB
loading...
A
A
A
“Kalau dulu terbang praktis, tidak perlu ini itu (syarat perjalanan seperti sertifikat vaksin, STRP, dan Test Covid PCR atau Antigen. Kalau sekarang tidak mendesak ya gak terbang.” ungkapnya.
Sehubungan dengan ketatnya syarat perjalan udara hal tersebut membuat daya beli masyarakat semakin menurun sehingga calon penumpang harus mengeluarkan biaya lebih tambahan.
“Untuk test PCR yang saat ini kian menurun harganya bisa dikatakan masih sedikit. PCR bukan sekedar soal harga. Itu juga berkaitan waktu proses yang minimal 6 jam dan masa berlaku hanya 2 hari sejak sampel diambil itu kan juga membuat sedikit ribet,” paparnya.
Menurutnya untuk penumpang yang bisa terbang hanya mereka yang telah dilakukan vaksinasi Covid-19 dan sedangkan populasi yang telah divaksin di Indonesia hanya 30%.
“Berati potensi angin segarnya juga hanya 1/3 dari biasanya kan, mungkin orang orang mau terbang tapi belum divaksin gak bisa terbang juga. Sedangkan juga vaksin kita belum mulus-mulus banget bahkan belum mencapai 30%,” ujarnya.
Sehubungan dengan ketatnya syarat perjalan udara hal tersebut membuat daya beli masyarakat semakin menurun sehingga calon penumpang harus mengeluarkan biaya lebih tambahan.
“Untuk test PCR yang saat ini kian menurun harganya bisa dikatakan masih sedikit. PCR bukan sekedar soal harga. Itu juga berkaitan waktu proses yang minimal 6 jam dan masa berlaku hanya 2 hari sejak sampel diambil itu kan juga membuat sedikit ribet,” paparnya.
Menurutnya untuk penumpang yang bisa terbang hanya mereka yang telah dilakukan vaksinasi Covid-19 dan sedangkan populasi yang telah divaksin di Indonesia hanya 30%.
“Berati potensi angin segarnya juga hanya 1/3 dari biasanya kan, mungkin orang orang mau terbang tapi belum divaksin gak bisa terbang juga. Sedangkan juga vaksin kita belum mulus-mulus banget bahkan belum mencapai 30%,” ujarnya.
Lihat Juga :