Kupas Tuntas Soal Rights Issue, Cek di IG Live MNC Sekuritas, Besok Selasa Pukul 13.00!
Senin, 06 September 2021 - 16:30 WIB
loading...
MNC Sekuritas merangkum informasi penting yang wajib diketahui investor tentang rights issue. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Beberapa waktu terakhir di pasar modal gencar diberitakan tentang rencana sejumlah emiten akan melakukan rights issue atau penerbitan saham baru demi menambah modal perusahaan.
Sejalan dengan hal ini, MNC Sekuritas yang merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik ingin memberikan informasi terbaru terkait dunia pasar modal, termasuk tentang rights issue kepada nasabah dan juga masyarakat umum.
Baca Juga: Investor Ritel Aman, Ada Investor Strategis di Rights Issue BABP!
Untuk mengetahui lebih dalam tentang rights issue, berikut ini MNC Sekuritas merangkum informasi penting yang wajib diketahui investor tentang rights issue.
1. Definisi Rights Issue
Rights issue adalah hak yang melekat pada saham di mana para pemegang saham dapat membeli efek baru. Efek ini dapat dikonversikan menjadi saham dan waran sebelum ditawarkan pada pihak lain. Ketika suatu perusahaan membutuhkan dana segar, maka perusahaan dapat menerbitkan saham baru untuk kemudian dapat dibeli oleh investor.
Sejalan dengan hal ini, MNC Sekuritas yang merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik ingin memberikan informasi terbaru terkait dunia pasar modal, termasuk tentang rights issue kepada nasabah dan juga masyarakat umum.
Baca Juga: Investor Ritel Aman, Ada Investor Strategis di Rights Issue BABP!
Untuk mengetahui lebih dalam tentang rights issue, berikut ini MNC Sekuritas merangkum informasi penting yang wajib diketahui investor tentang rights issue.
1. Definisi Rights Issue
Rights issue adalah hak yang melekat pada saham di mana para pemegang saham dapat membeli efek baru. Efek ini dapat dikonversikan menjadi saham dan waran sebelum ditawarkan pada pihak lain. Ketika suatu perusahaan membutuhkan dana segar, maka perusahaan dapat menerbitkan saham baru untuk kemudian dapat dibeli oleh investor.
Lihat Juga :