Erick Thohir: Santri NU Perlu Diasah Jadi Entrepreneur Andal
Rabu, 08 September 2021 - 17:03 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah mencanangkan target rasio kewirausahaan nasional di tahun 2024 sebesar 3,95% dengan pertumbuhan wirausaha baru sebesar 4%. Namun faktanya rasio kewirausahaan Indonesia saat ini baru sekitar 3,47%.
"Persentase ini masih relatif rendah jika dibandingkan Thailand, Malaysia,dan Singapura. Sebab itu, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam mempersiapkan peningkatan kualitas SDM unggul untuk mewujudkan target tersebut," jelas Teten.
Sebagai informasi, webinar mendorong ekonomi pesantren sebagai arus baru ekonomi syariah Indonesia itu diprakarsai oleh NU Circle, Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU), Ansor, dan Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) berkolaborasi dengan Diplomat Success Challenge (DSC). Rangkaian webinar itu sendiri sudah berlangsung sejak 30 Juli 2021 dan berakhir pada September ini.
Baca Juga: Mengingat Kembali Pelengseran Gus Dur
Inisiator Program DSC 12 Edric Chandra acara webinar kewirausahaan di kalangan santri dan santriwati mampu mendorong minat menjadi pengusaha di lingkungan pesantren. "Tujuannya agar semakin banyak melahirkan entrepreneur dari komunitas berbasis santri dan Nahdliyin dan membangkitan ekonomi keumatan," jelasnya.
"Persentase ini masih relatif rendah jika dibandingkan Thailand, Malaysia,dan Singapura. Sebab itu, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam mempersiapkan peningkatan kualitas SDM unggul untuk mewujudkan target tersebut," jelas Teten.
Sebagai informasi, webinar mendorong ekonomi pesantren sebagai arus baru ekonomi syariah Indonesia itu diprakarsai oleh NU Circle, Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU), Ansor, dan Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) berkolaborasi dengan Diplomat Success Challenge (DSC). Rangkaian webinar itu sendiri sudah berlangsung sejak 30 Juli 2021 dan berakhir pada September ini.
Baca Juga: Mengingat Kembali Pelengseran Gus Dur
Inisiator Program DSC 12 Edric Chandra acara webinar kewirausahaan di kalangan santri dan santriwati mampu mendorong minat menjadi pengusaha di lingkungan pesantren. "Tujuannya agar semakin banyak melahirkan entrepreneur dari komunitas berbasis santri dan Nahdliyin dan membangkitan ekonomi keumatan," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :