Aset Kripto Punya Potensi di Bidang Asuransi hingga Jalan Tol
Rabu, 08 September 2021 - 22:25 WIB
loading...
Aset kripto punya banyak kelebihan untuk aspek ekonomi masyarakat. Foto/ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Aset kripto memiliki segudang potensi yang dapat dimanfaatkan. Dengan kelebihannya itu menjadikan aset digital ini layak digunakan pada aspek sosial ekonomi masyarakat Indonesia.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menuturkan aset digital yang punya potensi besar ini harus diatur dengan lebih jelas agar potensinya bisa dioptimalkan.
Meskipun kripto masuk dalam urusan perdagangan komoditi yang ada di bawah Bappebti Kemendag, Wamendag tetap melihat perlunya sinergi dan kolaborasi yang intensif dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk dengan Bank Indonesia.
Baca juga: Kripto Dinilai Akan Mengubah Pola-pola Pengaturan Perdagangan
“Nilai perdagangan dan potensi aset kripto sangat besar, tentu potensi dampaknya juga besar, termasuk dalam sektor moneter. Oleh karena itu sinergi, koordinasi, dan kolaborasi dengan Bank Indonesia sangat penting,” kata Wamendag, Rabu (8/9/2021).
Bukan hanya dengan Bank Indonesia, Kemendag juga siap berkolaborasi dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait, seperti Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, dan seluruh pelaku usaha. Bahkan mengingat potensi pengembangan aset kripto akan terjadi di semua bidang, maka Kemendag akan terus membuka dialog dengan seluruh kementerian dan lembaga yang ada.
“Sebagai contoh, teknologi blockchain dan kripto bisa dikembangkan dalam bidang asuransi, konstruksi, jasa hingga hal-hal yang bersentuhan dengan urusan lingkungan dan sosial. Jadi potensinya luas sekali. Karena itu, kolaborasi dan sinergi antar semua stakeholder menjadi kunci,” tambah jerry.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menuturkan aset digital yang punya potensi besar ini harus diatur dengan lebih jelas agar potensinya bisa dioptimalkan.
Meskipun kripto masuk dalam urusan perdagangan komoditi yang ada di bawah Bappebti Kemendag, Wamendag tetap melihat perlunya sinergi dan kolaborasi yang intensif dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk dengan Bank Indonesia.
Baca juga: Kripto Dinilai Akan Mengubah Pola-pola Pengaturan Perdagangan
“Nilai perdagangan dan potensi aset kripto sangat besar, tentu potensi dampaknya juga besar, termasuk dalam sektor moneter. Oleh karena itu sinergi, koordinasi, dan kolaborasi dengan Bank Indonesia sangat penting,” kata Wamendag, Rabu (8/9/2021).
Bukan hanya dengan Bank Indonesia, Kemendag juga siap berkolaborasi dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait, seperti Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, dan seluruh pelaku usaha. Bahkan mengingat potensi pengembangan aset kripto akan terjadi di semua bidang, maka Kemendag akan terus membuka dialog dengan seluruh kementerian dan lembaga yang ada.
“Sebagai contoh, teknologi blockchain dan kripto bisa dikembangkan dalam bidang asuransi, konstruksi, jasa hingga hal-hal yang bersentuhan dengan urusan lingkungan dan sosial. Jadi potensinya luas sekali. Karena itu, kolaborasi dan sinergi antar semua stakeholder menjadi kunci,” tambah jerry.
Lihat Juga :