Startup Jaringan Podcast Terbesar di Indonesia Raih Pendanaan Pra-Seri A
Jum'at, 10 September 2021 - 07:23 WIB
loading...
Startup Noice meraih pendanaan pra-seri A. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan rintisan teknologi (startup) yang bergerak di bidang platform konten audio di Indonesia, Noice, mengumumkan putaran pendanaan Pra-Seri A dari Alpha JWC Ventures dan Go-Ventures pada awal pekan ini. Firma modal ventura lainnya seperti Kinesys Group, Kenangan Fund dan beberapa angel investors juga turut berpartisipasi dalam pendanaan ini.
Noice yang diluncurkan pada 2018 ini merupakan platform audio streaming yang fokus pada konten audio lokal dengan sekitar 800.000 pengguna di seluruh Indonesia. Noice punya jaringan podcast terbesar di Indonesia dengan lebih dari 100 program konten original, termasuk radio dan audiobook.
Hingga kuartal III/2021, tercatat lebih dari 1 miliar menit dihabiskan pengguna untuk mendengarkan konten audio di platform Noice. Ini menunjukkan tingginya ketertarikan dan konsumsi konten audio yang didengarkan di platform tersebut.
Baca juga: Dituding Bisa Baca Pesan Pengguna, WhatsApp Mengelak
Para pengguna Noice umumnya menyukai program podcast serta kreatornya. Loyalitas tersebut menunjukkan betapa menjanjikannya masa depan industri media audio dan tren ekonomi kreator ini.
Noice yang diluncurkan pada 2018 ini merupakan platform audio streaming yang fokus pada konten audio lokal dengan sekitar 800.000 pengguna di seluruh Indonesia. Noice punya jaringan podcast terbesar di Indonesia dengan lebih dari 100 program konten original, termasuk radio dan audiobook.
Hingga kuartal III/2021, tercatat lebih dari 1 miliar menit dihabiskan pengguna untuk mendengarkan konten audio di platform Noice. Ini menunjukkan tingginya ketertarikan dan konsumsi konten audio yang didengarkan di platform tersebut.
Baca juga: Dituding Bisa Baca Pesan Pengguna, WhatsApp Mengelak
Para pengguna Noice umumnya menyukai program podcast serta kreatornya. Loyalitas tersebut menunjukkan betapa menjanjikannya masa depan industri media audio dan tren ekonomi kreator ini.
Lihat Juga :