alexametrics

5 Panduan Kerja Hadapi New Normal

loading...
5 Panduan Kerja Hadapi New Normal
Ilustrasi the new normal. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menerbitkan Surat Edaran nomor 58 tahun 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Tatanan Normal Baru pada tanggal 29 Mei 2020. Sistem kerja ASN akan berbeda dengan sistem kerja biasanya, yakni mengedepankan upaya pencegahan penularan Covid-19.

Surat edaran tersebut sejalan dengan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Perancang keuangan Eko Endarto mengatakan pasca pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau New Normal.



''Dunia kerja tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan, roda perekonomian harus tetap berjalan. Maka dari itu, para pekerja atau perusahaan harus membuat panduan bekerja," kata Eko saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (31/5/2020).

Baca: Menuju New Normal, Subsektor Transportasi Laut Perketat Protokol Kesehatan

Lantas bagaimana kerja saat new normal:
1. Kerja Secara Fleksibel
Persiapan menjalani new normal, perusahaan dan karyawan diharapkan dapat menerapkan sistem kerja yang fleksibel. Seperti membiarkan karyawan bekerja work from home apabila kondisi tubuhnya sedang tidak sehat.

Sistem kerja ini dapat meminimalisir penyebaran virus karena orang sakit sangat berisiko tertular.

"Penerapan WFH tidak menjadi halangan apabila perusahaan dapat mengontrol kehadiran karyawannya. Perusahaan dapat menggunakan aplikasi absensi online yang hadir," katanya.

2. Prioritaskan Keamanan Karyawan
Salah satu kebijakan yang dapat diterapkan yaitu shifting maupun mempekerjakan kembali karyawan dengan umur 45 tahun ke bawah. Namun, tentunya perusahan harus mengutamakan prosedur keamanan untuk karyawan tersebut.

Perusahaan diharapkan lebih sigap apabila ternyata nantinya di kantor terdapat karyawan yang menunjukkan gejala-gejala tidak sehat.

"Apabila diperlukan, perusahaan bisa menyediakan suplemen vitamin untuk membantu meningkatkan daya tubuh karyawan. Namun hal yang paling utama untuk dilakukan perusahaan adalah mengidentifikasi dan memonitor karyawan," katanya.

3. Contact Tracing di Lingkungan Kantor
Contact tracing dapat memungkinkan perusahaan memantau aktivitas karyawan, misalnya apakah karyawan sudah menerapkan physical distancing yang tepat hingga mengetahui apakah beberapa bulan terakhir karyawan berhubungan dengan karyawan lain yang ter-suspect virus corona. Hal itu sangat berguna untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

4. Persiapkan Imun Tubuh
Hal pertama yang harus dipersiapkan ketika harus menjalani new normal yaitu fisik. Fisik menjadi hal paling penting agar dapat berperang menghadapi virus corona. Saat fisikmu baik, tubuh akan membangun imun yang akan melindungi dari bahaya paparan virus.

"Kamu bisa mengkonsumsi makanan yang bergizi dan vitamin khususnya vitamin C, agar imun tubuh selalu terjaga. Selain makanan, olahraga dan istirahat yang cukup juga mengambil andil dalam meningkatkan imun tubuh," katanya.

5. Persiapan Mental
Persiapkan mentalmu untuk melakukan aktivitas namun dengan tetap memperhatikan panduan yang diberikan pemerintah secara baik. Dengan begitu kamu memiliki kesadaran yang kuat melakukannya untuk kebaikan diri sendiri dan orang-orang tersayang di sekitarmu.
(bon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top