IHSG Melemah, Saatnya Memantau Saham-saham Big Caps
Selasa, 14 September 2021 - 07:04 WIB
loading...
A
A
A
Analisa Reza dibuktikan dengan transaksi pada Senin kemarin yang sebesar Rp9,2 triliun, turun dari pekan lalu yang biasanya berada di angka Rp11-12 triliunan. Di sisi lain, pelemahan indeks pada awal pekan yang meninggalkan level 6.100an terbilang masih wajar.
"Koreksi hari ini (Senin) di 6.088 masih berada di atas level support 6.043. Artinya ini masih koreksi wajar, karena aksi profit taking," kata Senior Research Analyst Infovesta Kapital, Praska Putrantyo, dalam 2nd Session Closing, Senin (13/9).
Baca juga: Dunia Sambut Seruan PBB untuk Bantu Afghanistan
Praska melihat pergerakan IHSG masih fluktuatif mengingat aksi jual investor asing yang menembus Rp140,78 miliar. Kepada investor, Praska merekomendasikan untuk mencermati sejumlah emiten big caps dari sektor perbankan, pertambangan, hingga properti-real estat dengan strategi buy on weakness.
Seperti diketahui, valuasi sepekan menunjukan indeks melemah 0,63% dan masih memerah dalam sebulan (0,84%). Namun, pergerakan IHSG secara year to date masih bertengger di range positif (1,82%).
"Koreksi hari ini (Senin) di 6.088 masih berada di atas level support 6.043. Artinya ini masih koreksi wajar, karena aksi profit taking," kata Senior Research Analyst Infovesta Kapital, Praska Putrantyo, dalam 2nd Session Closing, Senin (13/9).
Baca juga: Dunia Sambut Seruan PBB untuk Bantu Afghanistan
Praska melihat pergerakan IHSG masih fluktuatif mengingat aksi jual investor asing yang menembus Rp140,78 miliar. Kepada investor, Praska merekomendasikan untuk mencermati sejumlah emiten big caps dari sektor perbankan, pertambangan, hingga properti-real estat dengan strategi buy on weakness.
Seperti diketahui, valuasi sepekan menunjukan indeks melemah 0,63% dan masih memerah dalam sebulan (0,84%). Namun, pergerakan IHSG secara year to date masih bertengger di range positif (1,82%).
(uka)
Lihat Juga :