Obat Hewan Asal Indonesia Tembus Pasar Global, Produsen Ungkap Kendala Ini
Rabu, 15 September 2021 - 12:51 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi itu, Kementrian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) memastikan akan memberikan kemudahan kepada eksportir.
"Eksportir harus diberi karpet merah, artinya itu jangan dipersulit," terang Dirjen PKH Kementan, Nasrullah.
Baca Juga: Kecewa dengan Impor Obat dan Vitamin, Sandi Uno Belajar Bikin Jamu
Dia memastikan, rekomendasi untuk pengurusan ekspor kini semua berjalan dengan sistem online. Sehingga, kata dia, dalam hitungan jam semua administrasi harusnya sudah selesai.
"Hitungan jam saja, hanya 3 jam. Tapi kadang masih ada beberapa yang minta tanda tangan basah. Kalau tanda tangan basah lebih lama. Kalau saya ada acara beberapa jam, tapi yang pasti hari itu selesai. Kami akan menjembatani yang pasti," pungkasnya.
"Eksportir harus diberi karpet merah, artinya itu jangan dipersulit," terang Dirjen PKH Kementan, Nasrullah.
Baca Juga: Kecewa dengan Impor Obat dan Vitamin, Sandi Uno Belajar Bikin Jamu
Dia memastikan, rekomendasi untuk pengurusan ekspor kini semua berjalan dengan sistem online. Sehingga, kata dia, dalam hitungan jam semua administrasi harusnya sudah selesai.
"Hitungan jam saja, hanya 3 jam. Tapi kadang masih ada beberapa yang minta tanda tangan basah. Kalau tanda tangan basah lebih lama. Kalau saya ada acara beberapa jam, tapi yang pasti hari itu selesai. Kami akan menjembatani yang pasti," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :