Transisi Energi, PGN Genjot Investasi Perluas Pasar Gas Bumi
Rabu, 15 September 2021 - 22:57 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Pelanggan Gas PGN Bisa Komplain Lewat Whatsaap, Intip Caranya
Investasi kedua yakni terkait dengan Kepmen ESDM 13 di 2020 mengenai konversi pembangkit listrik berbahan bakar diesel ke gas bumi. Pertamina Group akan membangun infrastruktur gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) untuk memasok 56 pembangkit listrik PLN dengan kapasitas terpasang 1,8 giga watt (GW) yang ada di seluruh Indonesia .
Konversi ini dilakukan dalam beberapa tahap. Untuk Sorong, telah mulai beroperasi sejak Januari 2021 yang dikerjakan oleh Perta Daya Gas (PDG), JV antara Pertagas dan Indonesia Power untuk membangun pipa gas sepanjang 3,7 km dengan belanja modal USD2,5 juta.
"Investasi ketiga adalah proyek jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga. Kementerian ESDM telah menugaskan Pertamina dan PGN untuk mengembangkan jargas untuk kebutuhan bagi rumah tangga untuk dapat membantu mengurangi tingginya impor LPG dan memiliki potensi volume sekitar 10 BBTUD," kata dia.
Untuk 2021, proyek jargas yang dibiayai oleh pemerintah melalui APBN 2021 sebanyak 120,776 sambungan rumah tangga. Selanjutnya, PGN juga akan membangun jargas dalam program PGN Sayang Ibu di wilayah Jakarta dan Tangerang yang akan dibiayai oleh internal PGN.
Investasi kedua yakni terkait dengan Kepmen ESDM 13 di 2020 mengenai konversi pembangkit listrik berbahan bakar diesel ke gas bumi. Pertamina Group akan membangun infrastruktur gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) untuk memasok 56 pembangkit listrik PLN dengan kapasitas terpasang 1,8 giga watt (GW) yang ada di seluruh Indonesia .
Konversi ini dilakukan dalam beberapa tahap. Untuk Sorong, telah mulai beroperasi sejak Januari 2021 yang dikerjakan oleh Perta Daya Gas (PDG), JV antara Pertagas dan Indonesia Power untuk membangun pipa gas sepanjang 3,7 km dengan belanja modal USD2,5 juta.
"Investasi ketiga adalah proyek jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga. Kementerian ESDM telah menugaskan Pertamina dan PGN untuk mengembangkan jargas untuk kebutuhan bagi rumah tangga untuk dapat membantu mengurangi tingginya impor LPG dan memiliki potensi volume sekitar 10 BBTUD," kata dia.
Untuk 2021, proyek jargas yang dibiayai oleh pemerintah melalui APBN 2021 sebanyak 120,776 sambungan rumah tangga. Selanjutnya, PGN juga akan membangun jargas dalam program PGN Sayang Ibu di wilayah Jakarta dan Tangerang yang akan dibiayai oleh internal PGN.
Lihat Juga :