Ini Syarat Erick Thohir bagi Swasta yang Mau Kerja Sama dengan BUMN

Kamis, 16 September 2021 - 15:37 WIB
loading...
Ini Syarat Erick Thohir...
Menteri BUMN Erick Thohir membuat sejumlah persyaratan bagi swasta ataupun pemda yang ingin bekerja sama dengan BUMN. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir memberikan sejumlah syarat bagi perusahaan swasta ataupun pemda yang ingin bekerja sama dengan perusahaan milik negara. Dengan begitu, Erick berharap BUMN, pemda dan swasta bisa mendapat keuntungan bersama.

Erick memastikan bahwa BUMN dalam menjalankan bisnisnya tidak ingin menjadi seperti menara gading. Artinya, tegas dia, BUMN siap bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) maupun swasta.

Baca Juga: Diminta Setor Rp30 Triliun ke Negara, 5 BUMN Ini Jadi Andalan

"Kita enggak mau BUMN menjadi menara gading, Tapi, saya ingin pastikan bahwa kerja sama BUMN dengan swasta dan pemerintah daerah harus win-win, saling menguntungkan," ujarnya di Jakarta, Kamis (16/9/2021).

Terlebih dalam era digitalisasi yang tidak saja menuntut perusahaan menyesuaikan proses bisnisnya, namun juga melakukan transparansi. "Jadi saya minta kepada swasta yang ber-partner dengan BUMN, jangan ngakalin! Harus win-win, apalagi sekarang di era yang sangat transparan digitalisasi," tandasnya.

Kementerian BUMN saat ini membuka pintu selebar-lebarnya bagi swasta dan pemda untuk menjalin kerja sama. Namun, seperti ditegaskan oleh Erick, kerja sama itu jangan sampai saling membebani satu sama lainnya dan dilakukan dengan cara yang benar berdasarkan prosedur yang berlaku.

Baca Juga: Novel Baswedan dkk Diberhentikan dari KPK, Fahri Hamzah: Dunia Itu Sepi Kawan!

Ericj pun membeberkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi swasta jika ingin bekerja sama dengan BUMN. Pertama, jangan sampai mengakali BUMN dalam artian keduanya harus sama-sama untung dalam kerja sama yang terjalin. Kedua, swasta harus memiliki pengalaman lebih dibandingkan BUMN. Ketiga, kerja sama keduanya harus bisa menekan impor.

Syarat ketiga menurutnya juga penting di tengah upaya pemerintah saat ini memperbaiki neraca dagang dengan mendorong ekspor dan menekan impor. "Bisa enggak me-reduce impor supaya menjaga supply chain," kata Erick.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Belanja Pegawai Pemda...
Belanja Pegawai Pemda Maksimal 30% dari APBD, Bakal Ada Pengurangan PPPK?
Perluas Kerja Sama,...
Perluas Kerja Sama, KB Bank dan PT Lucky Mom Indonesia Kolaborasi Pembiayaan
Rencana Pemda Pungut...
Rencana Pemda Pungut Pajak Air Permukaan dari Pohon Sawit Dinilai Langgar UU
Pegawai Swasta Didorong...
Pegawai Swasta Didorong Ikut WFH Seminggu Sekali, Menaker: Gaji Tetap Dibayar
Hemat BBM, Pemerintah...
Hemat BBM, Pemerintah Terapkan WFH ASN dan Swasta Usai Lebaran
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Rekomendasi
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Berita Terkini
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Infografis
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved