Temuan Investigasi: Pemimpin Bank Dunia Paksa Staf Katrol Peringkat China dan Arab Saudi

Sabtu, 18 September 2021 - 08:10 WIB
loading...
A A A
Akibatnya, para pemimpin senior bank, termasuk salah satu pendiri laporan Doing Business, Simeon Djankov, menginstruksikan tim survei untuk menemukan cara mengubah data sehingga Yordania tidak akan menempati peringkat pertama dalam apa yang disebut "Daftar Peningkatan Teratas".

"Tim akhirnya menambahkan poin dalam beberapa kategori ke Arab Saudi sehingga negara itu akan menggantikan Yordania di posisi teratas," menurut hasil penyelidikan.

Djankov mengatakan, permintaan untuk mengubah data Arab Saudi datang dari dua pejabat senior Bank Dunia, salah satunya sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Presiden Kim dan terlibat dalam perubahan data China dalam Doing Business edisi 2018, menurut hasil investigasi.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Kamis, Bank Dunia mengatakan akan menghentikan laporan "Doing Business".

“Kelompok Bank Dunia tetap berkomitmen kuat untuk memajukan peran sektor swasta dalam pembangunan dan memberikan dukungan kepada pemerintah untuk merancang lingkungan peraturan yang mendukung hal ini. Ke depan, kami akan mengerjakan pendekatan baru untuk menilai iklim bisnis dan investasi," tambah pernyataan itu.

CNN telah menghubungi kedutaan Arab Saudi di Washington dan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi untuk memberikan komentar dan sedang menunggu tanggapan.

CNN juga telah menghubungi Simeon Djankov dan Institut Peterson untuk Ekonomi Internasional di mana dia bekerja sebagai rekan senior untuk memberikan komentar.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Akankah Strategi Houthi...
Akankah Strategi Houthi Meniru Kendali Iran atas Selat Hormuz di Laut Merah Bisa Berhasil?
China Membangun Replika...
China Membangun Replika Kapal Perang AS hingga Kantor Presiden Taiwan untuk Target Rudal
Rekomendasi
KPK Kembali Tahan Tersangka...
KPK Kembali Tahan Tersangka Kasus Dana Hibah Jatim, Kali Ini Anggota DPRD Mahrus Ali
Kemenhut Jerat Tersangka...
Kemenhut Jerat Tersangka Korporasi dalam Kasus Perambahan Hutan Lindung Tanjung Piayu
Solusi Transportasi...
Solusi Transportasi Praktis untuk Kelancaran Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
Danantara Ikut Rapat...
Danantara Ikut Rapat KSSK, Purbaya: Hadir Sebagai Undangan, Tak Punya Hak Suara
Konsep Green Living...
Konsep Green Living Kian Diminati, Hunian Berlingkungan Hijau Jadi Incaran
Cara Summarecon Crown...
Cara Summarecon Crown Gading Bekasi Bangun Gaya Hidup Sehat Bersama Komunitas
Naik 29%, Bukalapak...
Naik 29%, Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun di Semester I 2026
Salip Nvidia, Apple...
Salip Nvidia, Apple Kembali Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
Gus Ipul Sebut Bansos...
Gus Ipul Sebut Bansos Akan Disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved