Pengunjung Masih Sepi, Pengelola Mal Buka Suara Minta Tambah Pelonggaran

loading...
Pengunjung Masih Sepi, Pengelola Mal Buka Suara Minta Tambah Pelonggaran
Tingkat keterisian atau okupansi dari pengunjung mal masih cenderung belum stabil di tengah pelonggaran PPKM, meski bioskop sudah dibuka lagi serta ada atiran baru makan di tempat. Foto/Dok
JAKARTA - Tingkat keterisian atau okupansi dari pengunjung mal masih cenderung belum stabil di tengah pelonggaran PPKM . Seperti diketahui ada beberapa pelonggaran pada minggu ini yakni pembukaan bioskop serta aturan makan di tempat, namun sepertinya tidak berdampak besar terhadap pusat perbelanjaan.

Baca Juga: Pengunjung Mal Masih Sepi Banget, Kok Bisa Ya?

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) , Alphonzus Widjaja mengtatakan, pembatasan usia kurang dari 12 tahun di pusat perbelanjaan masih menjadi catatan dan faktor yang mempengaruhi lesunya tingkat kunjungan.

“Pembatasan usia kurang dari 12 tahun untuk masuk ke Pusat Perbelanjaan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan, tapi bukan merupakan satu-satunya faktor karena ada beberapa faktor lain seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya,” kata Alphonzus saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (20/9/2021).



Tak hanya itu dirinya mengatakan, pembatasan untuk perkantoran juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan, terutama bagi Pusat Perbelanjaan yang berlokasi di area perkantoran.

”Tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan masih bergerak naik secara bertahap dan cenderung lambat seiring dengan tahapan pelonggaran yang diberikan oleh pemerintah yang juga dilakukan secara bertahap dan terbatas,” paparnya.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Pengunjung Mal Boleh Makan di Restoran Selama 60 Menit

Dirinya menyampaikan, di minggu ini, rata-rata tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan saat ini adalah sekitar 35% dengan kategori kunjungan kepada makanan dan minuman yang masih mendominasi.

“Tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan masih belum kembali seperti pada semester I / 2021 ataupun pada triwulan II / 2021 karena sampai dengan saat ini masih ada berbagai pembatasan seperti usia kurang dari 12 tahun masih belum diperbolehkan untuk masuk ke Pusat Perbelanjaan. Waktu makan di tempat (dine-in) masih dibatasi, tempat bermain anak dan tempat hiburan masih belum diperbolehkan untuk beroperasi dan pembatasan lainnya,” paparnya.

Meski demukian Pusat Perbelanjaan berharap agar usia kurang dari 12 tahun dapat diperbolehkan untuk masuk ke Pusat Perbelanjaan.



“Terakhir, waktu makan di tempat (dine-in) tidak dibatasi lagi serta tempat bermain anak dan tempat hiburan diperbolehkan untuk beroperasi kembali dikarenakan saat ini Pusat Perbelanjaan relatif sudah jauh lebih aman dan sehat dikarenakan semua orang yang berada di Pusat Perbelanjaan sudah divaksin dan pengetatan aplikasi Peduli Lindungi,” pungkasnya.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top