PPKM Berlanjut, Luhut: Perjalanan Akan Diperketat di Semua Pintu Masuk
Senin, 20 September 2021 - 17:33 WIB
loading...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/MPI/Azhfar Muhammad
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah kembali melanjutkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan pekan ke depan atau hingga 4 Oktober 2021.
Sehubungan dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) sekaligus koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah mengantisipasi masuknya risiko peningkatan kasus varian baru dengan melakukan pengetatan pintu perjalanan internasional.
"Pemerintah akan membatasi pintu masuk perjalanan dari dan ke luar ke Indonesia, dan memperketat karantina warga negara Indonesia dan asing dan khusus pintu masuk udara akan dibuat di beberapa bandara saja," kata Luhut melalui konferensi virtual, Senin (20/9/2021).
Baca juga: Kemenkes Klaim PPKM, Kombinasi 3T, dan Pengobatan Berhasil Menekan Covid-19
Luhut melanjutkan, untuk pintu perjalanan pintu masuk melalui udara yang dibuka hanya di Jakarta dan Manado. "Kemudian untuk jalur laut hanya di Batam dan Tanjung Pinang, untuk darat itu di Aruk Entikong, Nunukan dan Motaain," bebernya.
Sehubungan dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) sekaligus koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah mengantisipasi masuknya risiko peningkatan kasus varian baru dengan melakukan pengetatan pintu perjalanan internasional.
"Pemerintah akan membatasi pintu masuk perjalanan dari dan ke luar ke Indonesia, dan memperketat karantina warga negara Indonesia dan asing dan khusus pintu masuk udara akan dibuat di beberapa bandara saja," kata Luhut melalui konferensi virtual, Senin (20/9/2021).
Baca juga: Kemenkes Klaim PPKM, Kombinasi 3T, dan Pengobatan Berhasil Menekan Covid-19
Luhut melanjutkan, untuk pintu perjalanan pintu masuk melalui udara yang dibuka hanya di Jakarta dan Manado. "Kemudian untuk jalur laut hanya di Batam dan Tanjung Pinang, untuk darat itu di Aruk Entikong, Nunukan dan Motaain," bebernya.
Lihat Juga :