Jokowi Resmikan Pabrik Hot Strip Mill 2 Krakatau Steel: Sedot Investasi Rp7,5 Triliun

Selasa, 21 September 2021 - 10:53 WIB
loading...
Jokowi Resmikan Pabrik...
Presiden Jokowi akhirnya meresmikan pabrik Hot Strip Mill 2 milik (HSM 2) PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Selasa (21/9/2021). Sebagai informasi pembangunan pabrik baja tersebut sudah dimulai sejak 2016. Foto/Dok
A A A
BANTEN - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) akhirnya meresmikan pabrik Hot Strip Mill 2 milik (HSM 2) PT Krakatau Steel (Persero) Tbk , Selasa (21/9/2021). Sebagai informasi pembangunan pabrik baja tersebut sudah dimulai sejak 2016 lalu.

Dalam proses peresmian, Kepala Negara mengunjungi langsung lokasi pabrik baja yang berada di kawasan Banten. Jokowi didampingi oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, hingga Ketua DPR RI Puan Maharani.

Baca Juga: Laba Krakatau Steel Meroket 619,59% di Kuartal II/2021

Dari siaran virtual melalui Youtube Sekretariat Presiden, Kepala Negara dan rombongan melakukan pantauan langsung proses produksi hot rolled coil (HRC). Adapun Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim ikut menjelaskan, cara kerja mekanik baja tersebut.

Dia menyebut, HRC dapat digunakan untuk kebutuhan otomotif. Bahkan, pabrik tersebut merupakan pabrik pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan ketebalan HRC dengan rentang 1,4 mm hingga 16 mm serta lebar mulai dari 600 mm hingga 1.650 mm.

"Jadi nanti produk HRC ini akan digunakan untuk bisa otomotif ujungnya, karena ini merupakan kontrol power namanya. Ini proses pertamanya, jadi dibersihkan dulu mill scale, terus kemudian masuk ke dalam, ini ditipiskan, setelah ditipiskan masuk ke proses selanjutnya, di sini belum ada perubahan mekanik dari struktur bajanya, baru di sebelah sana baru di proses lagi," ujar Silmy kepada Jokowi dan rombongan.

Baca Juga: Menjaga Peran Besar Industri Besi dan Baja Nasional dalam Neraca Dagang

Hot Strip Mill 2 memiliki berkapasitas 1,5 juta ton per tahun. Saat dibangun sejak 2016 lalu, pemerintah tercatat menggelontorkan dana investasi sebesar USD521 juta atau setara Rp 7,5 triliun untuk membangun.

Pabrik tersebut juga mampu menghasilkan produk baja HRC dengan spesifikasi tertentu. Dimana, produk itu melengkapi produk yang dihasilkan pabrik HSM 1 Krakatau Steel yang sudah beroperasi dari tahun 1983.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
KRAS Ambil Bagian dalam...
KRAS Ambil Bagian dalam Hilirisasi Nasional Fase 2: Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional
Perkuat Masa Depan Industri...
Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional, Danantara Bersama DPR Kawal Kinerja KRAS
KRAS Reborn: Jurus Baru...
KRAS Reborn: Jurus Baru Krakatau Steel Tinggalkan Masa Sulit, Incar Pendapatan Rp26,8 T
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Purbaya Bongkar Skandal...
Purbaya Bongkar Skandal Pajak Perusahaan Baja China Rp500 Miliar: Pejabat Kita Tak Bisa Disogok
Dokter Tifa Tantang...
Dokter Tifa Tantang Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli: Bukan Hanya di Sidang, tapi Juga di Publik
Jokowi Pasti Hadir ke...
Jokowi Pasti Hadir ke Persidangan dan Tunjukkan Ijazah
Dokter Tifa Tolak Berdamai...
Dokter Tifa Tolak Berdamai dengan Jokowi, Pilih Lanjutkan Persidangan
Rekomendasi
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Berita Terkini
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved