Menjaga Peran Besar Industri Besi dan Baja Nasional dalam Neraca Dagang

Senin, 20 September 2021 - 19:59 WIB
loading...
Menjaga Peran Besar...
Sementer I tahun 2021, tercatat industri logam dasar tumbuh 18,03%. Didorong peningkatan produksi nasional untuk besi, baja, serta bahan baku logam dasar lainnya ditambah tingginya permintaan dari luar negeri. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Industri logam nasional kembali menemukan momentumnya pada awal tahun 2021. Pada Sementer I tahun 2021, tercatat industri logam dasar mengalami pertumbuhan sebesar 18,03%.

Kondisi ini didorong oleh peningkatan produksi nasional untuk besi, baja, serta bahan baku logam dasar lainnya ditambah dengan tingginya permintaan dari luar negeri.

Baca Juga: Laba Krakatau Steel Meroket 619,59% di Kuartal II/2021

Ketua Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bidang Informasi dan Komunikasi, Firman Kurniawan Said mengungkapkan, bahwa HMI sangat mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam memajukan sektor ini.

“Industri ini memegang peranan besar dalam neraca perdagangan nasional. Data yang berhasil kami himpun, hingga Juni 2021 industri besi dan baja menjadi sektor yang mendominasi ekspor nasional dengan nilai kurang lebih USD1,99 Miliar,” ujarnya.

Firman menyatakan, bahwa kondisi ini tidak terlepas dari semakin kondusifnya industri logam dalam negeri termasuk dengan semakin membaiknya kinerja perusahaan besi dan baja nasional, PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk .

“Kita setiap tahun mendengar bahwa Krakatau Steel sebagai perusahaan produsen besi dan baja nasional itu merugi. Namun jika kita lihat data tahun-tahun terakhir, Krakatau Steel sudah memperoleh keuntungan. Pada tahun 2020 sudah mulai untung dan untuk tahun 2021 hingga Juli ini telah meraup keuntungan Rp609 Miliar,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
KRAS Ambil Bagian dalam...
KRAS Ambil Bagian dalam Hilirisasi Nasional Fase 2: Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional
Perkuat Masa Depan Industri...
Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional, Danantara Bersama DPR Kawal Kinerja KRAS
KRAS Reborn: Jurus Baru...
KRAS Reborn: Jurus Baru Krakatau Steel Tinggalkan Masa Sulit, Incar Pendapatan Rp26,8 T
Purbaya Bongkar Skandal...
Purbaya Bongkar Skandal Pajak Perusahaan Baja China Rp500 Miliar: Pejabat Kita Tak Bisa Disogok
Kabar Baik, Baja Nirkarat...
Kabar Baik, Baja Nirkarat Indonesia Bebas dari Anti-Dumping Turki
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Tersangka Korupsi Siman...
Tersangka Korupsi Siman Bahar Meninggal Dunia di China, KPK Singgung SP3
Korosi: Ancaman Tersembunyi...
Korosi: Ancaman Tersembunyi di Balik Rusaknya Logam dan Konstruksi
Rekomendasi
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved