Asal Tak Ada Varian Baru Covid-19, Sri Mulyani Pede Ekonomi Tumbuh 4%
Kamis, 23 September 2021 - 11:13 WIB
loading...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memproyeksikan kinerja ekonomi Indonesia pada kuartal III/2021 mampu tumbuh di rentang 4% hingga 5%, namun dengan catatan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memproyeksikan kinerja ekonomi Indonesia pada kuartal III/2021 mampu tumbuh di rentang 4% hingga 5%. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, proyeksi ini didasari oleh positifnya indikator konsumsi dan produksi pada perekonomian Indonesia.
"Kita memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2021 masih mampu mencapai 3,7% hingga 4,5%," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA, Kamis (23/9/2021).
Baca Juga: Ramalan Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal III/2021 Akan Lebih Rendah
Menurutnya, proyeksi tersebut dibuat dengan asumsi tidak ada Covid-19 varian baru yang menghantam Indonesia dan tidak ada klaster penularan baru. Dengan perhitungan itu? perekonomian dapat berjalan normal dan pemerintah tidak perlu memperketat aktivitas.
"Kita memperkirakan konsumsi pada kuartal III/2021 akan tumbuh sebesar 2% hingga 2,4% dan akan tumbuh 2,3% hingga 2,6% sepanjang tahun 2021," katanya.
"Kita memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2021 masih mampu mencapai 3,7% hingga 4,5%," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA, Kamis (23/9/2021).
Baca Juga: Ramalan Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal III/2021 Akan Lebih Rendah
Menurutnya, proyeksi tersebut dibuat dengan asumsi tidak ada Covid-19 varian baru yang menghantam Indonesia dan tidak ada klaster penularan baru. Dengan perhitungan itu? perekonomian dapat berjalan normal dan pemerintah tidak perlu memperketat aktivitas.
"Kita memperkirakan konsumsi pada kuartal III/2021 akan tumbuh sebesar 2% hingga 2,4% dan akan tumbuh 2,3% hingga 2,6% sepanjang tahun 2021," katanya.
Lihat Juga :