PII Berupaya Turut Gerakkan Ekonomi dan Bangun Sistem Kesehatan Masyarakat
Sabtu, 25 September 2021 - 06:48 WIB
loading...
A
A
A
Kegiatan ini rencananya dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Deputi Bappenas Amalia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Umum Kadin Pusat, Ketua Pelaksana Dewan TIK Nasional, Rektor UGM, Rektor Universitas Padjajaran, Sekjen Gakeslab, dan juga melibatkan seluruh jajaran pengurus PII pusat, pengurus PII wilayah, dan pengurus PII cabang di seluruh Indonesia.
“Endemi ini juga, kita harus berhati-hati. Kenapa? Karena endemi untuk Covid-19 ini mungkin bisa berbeda dengan endemi demam berdarah misalnya penanganannya. Endemi Covid-19 disalurkan lewat manusia, sehingga ada kekhawatiran muncul yang namanya hyper endemi misalnya,” ujar Heru Dewanto.
(Baca juga:Pembangunan IKN Baru, Bappenas Teken MoU dengan Persatuan Insinyur)
Untuk itulah, lanjutnya, para insinyur harus bisa mengawal proses ini sampai menjadi endemi. Untuk itulah, maka membangun kemandirian dan ketahanan kesehatan perlu dilaksanakan.
“Kemudian apa yang sudah PII lakukan? Selama ini kelihatannya urusan kesehatan murni urusan dokter saja. Padahal kita tahu dibalik dokter itu ada teknologi. Dokter selama ini bekerja, semua menggunakan teknologi. Teknologi kesehatan itu kan sumbernya berasal dari para insinyur,” ujar Heru Dewanto.
“Endemi ini juga, kita harus berhati-hati. Kenapa? Karena endemi untuk Covid-19 ini mungkin bisa berbeda dengan endemi demam berdarah misalnya penanganannya. Endemi Covid-19 disalurkan lewat manusia, sehingga ada kekhawatiran muncul yang namanya hyper endemi misalnya,” ujar Heru Dewanto.
(Baca juga:Pembangunan IKN Baru, Bappenas Teken MoU dengan Persatuan Insinyur)
Untuk itulah, lanjutnya, para insinyur harus bisa mengawal proses ini sampai menjadi endemi. Untuk itulah, maka membangun kemandirian dan ketahanan kesehatan perlu dilaksanakan.
“Kemudian apa yang sudah PII lakukan? Selama ini kelihatannya urusan kesehatan murni urusan dokter saja. Padahal kita tahu dibalik dokter itu ada teknologi. Dokter selama ini bekerja, semua menggunakan teknologi. Teknologi kesehatan itu kan sumbernya berasal dari para insinyur,” ujar Heru Dewanto.
Lihat Juga :