Kisah Susi Pudjiastuti: Utang Beli Pesawat, Dihantam Pandemi hingga Niat Surati Sri Mulyani
Sabtu, 25 September 2021 - 18:51 WIB
loading...
A
A
A
Dalam perjalanannya, Susi Pudjiastuti mengaku situasi pandemi covid-19 memukul bisnis dan usaha yang ia lakoni. Seperti diketahui sektor penerbangan paling terdampak pandemi yang berkepanjangan.
"Ya pandemi ini tidak bagus, karena tahun lalu sempat perusahaan (penerbangan) 5 bulan tidak ada terbang," ungkapnya.
Bahkan dirinya mengaku ingin melayangkan dan mengirim surat kepada Menteri Perhubungan dan Menteri Keuangan untuk meminta bantuan dalam mengatasi keadaan yang ia alami, terlebih di masa pandemi.
"Saya sedang mau kirim surat kepada Pak Budi (Menhub) dan juga Bu Menkeu (Sri Mulyani) agar bisa membantu. Kalau misalkan tidak terbang, Perintis kan bisa didenda. Tapi sama pemerintah tidak diperbolehkan untuk terbang, harusnya ada penggantian," ungkapnya.
Susi menceritakan kepada Zulkifli dalam tayangannya di masa pandemi Covid-19 tidak ada peningkatan dari bisnis penerbangan, bahkan mengalami penurunan.
"Nggak (nambah) semenjak pandemi pesawatnya dari zaman sejak saya menjadi menteri. Bahkan bukan meningkat, tapi dari jam terbangnya saja sudah menurun. Dari awalnya 40.000 jam, jadi 20.000 jam terbang," paparnya.
Dari total sebanyak 49 pesawat yang dimilikinya, Susi Pudjiastuti mengaku membelinya dengan utang. Pasalnya harganya cukup mahal, dimana pesawat terbaru yang dibelinya pada tahun 2013 ditebus dengan USD2,8 Juta.
"Ya pandemi ini tidak bagus, karena tahun lalu sempat perusahaan (penerbangan) 5 bulan tidak ada terbang," ungkapnya.
Bahkan dirinya mengaku ingin melayangkan dan mengirim surat kepada Menteri Perhubungan dan Menteri Keuangan untuk meminta bantuan dalam mengatasi keadaan yang ia alami, terlebih di masa pandemi.
"Saya sedang mau kirim surat kepada Pak Budi (Menhub) dan juga Bu Menkeu (Sri Mulyani) agar bisa membantu. Kalau misalkan tidak terbang, Perintis kan bisa didenda. Tapi sama pemerintah tidak diperbolehkan untuk terbang, harusnya ada penggantian," ungkapnya.
Susi menceritakan kepada Zulkifli dalam tayangannya di masa pandemi Covid-19 tidak ada peningkatan dari bisnis penerbangan, bahkan mengalami penurunan.
"Nggak (nambah) semenjak pandemi pesawatnya dari zaman sejak saya menjadi menteri. Bahkan bukan meningkat, tapi dari jam terbangnya saja sudah menurun. Dari awalnya 40.000 jam, jadi 20.000 jam terbang," paparnya.
Dari total sebanyak 49 pesawat yang dimilikinya, Susi Pudjiastuti mengaku membelinya dengan utang. Pasalnya harganya cukup mahal, dimana pesawat terbaru yang dibelinya pada tahun 2013 ditebus dengan USD2,8 Juta.
Lihat Juga :