Dharma Lautan Terapkan Protokol Kesehatan Super Ketat
Selasa, 02 Juni 2020 - 10:05 WIB
loading...
PT Dharma Lautan Utama menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah COVID-19 dengan super ketat. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Dukung penerapan skenario new normal, PT Dharma Lautan Utama telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan super ketat.
"Bahkan kami melakukan pencegahan melampaui himbauan pemerintah. Standar penanganan kami, baik kepada calon penumpang maupun internal sangat ketat," kata Pemimpin Dharma Lautan Utama cabang Budiono dalam sebuah kesempatan, Senin (1/6/2020).
PT Dharma Lautan Utama merupakan perusahaan pelayaran angkutan penumpang dan kendaraan, lintas daerah. Dari Makassar, rute yang dilayani yakni Makassar -Surabaya, Makassar - Bau-Bau dan Makassar-Batulicin.
Baca Juga: Kapal DLU Bantu Evakuasi ABK Jeneponto dari Baubau ke Makassar
Adapun protokol pencegahan yang dimaksud meliputi penyemprotan cairan disinfektan ditiap armada dengan frekuensi dua kali dalam sehari, pengukuran suhu tubuh dan cuci tangan sebelum penumpang naik ke atas kapal, pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis tiap enam jam selama perjalanan hingga menyiapkan kamar isolasi jika ada penumpang yang mengalami keluhan tertentu atas kondisi kesehatan atau jika ada yang terindikasi.
"Bahkan kami melakukan pencegahan melampaui himbauan pemerintah. Standar penanganan kami, baik kepada calon penumpang maupun internal sangat ketat," kata Pemimpin Dharma Lautan Utama cabang Budiono dalam sebuah kesempatan, Senin (1/6/2020).
PT Dharma Lautan Utama merupakan perusahaan pelayaran angkutan penumpang dan kendaraan, lintas daerah. Dari Makassar, rute yang dilayani yakni Makassar -Surabaya, Makassar - Bau-Bau dan Makassar-Batulicin.
Baca Juga: Kapal DLU Bantu Evakuasi ABK Jeneponto dari Baubau ke Makassar
Adapun protokol pencegahan yang dimaksud meliputi penyemprotan cairan disinfektan ditiap armada dengan frekuensi dua kali dalam sehari, pengukuran suhu tubuh dan cuci tangan sebelum penumpang naik ke atas kapal, pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis tiap enam jam selama perjalanan hingga menyiapkan kamar isolasi jika ada penumpang yang mengalami keluhan tertentu atas kondisi kesehatan atau jika ada yang terindikasi.
Lihat Juga :