3 Jurus Pemerintah Bikin Listrik PON Papua Tak Berkedip Sekalipun
Minggu, 03 Oktober 2021 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mendukung keberhasilan penyelenggaraan PON Papua, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dan PLN juga membentuk Tim Posko Monitoring Pasokan Listrik PON Papua mulai H-1 dari pembukaan sampai dengan H+1 penutupan.
"Berdasarkan laporan Tim Posko shift 1 tanggal 1 Oktober 2021 hingga pukul 13.00 WIB, tidak ada gangguan sistem atau subsistem yang menyebabkan pemadaman pada venue PON," terang Wanhar.
Baca juga: Mulai 6 Oktober Singapura Kurangi Masa Karantina untuk Pelancong
Lebih lanjut dia merincikan Sistem Jayapura memiliki daya pasok 126,40 megawatt dengan cadangan 30,13 megawatt atau 23,8%, Sistem Timika 38,50 megawatt dengan cadangan 10,08 megawatt atau 26,18%, dan Sistem Merauke 48,51 megawatt dengan cadangan 25,71 megawatt atau 52,99%.
“Kesiagaan pengamanan pasokan listrik untuk PON Papua dilaksanakan mulai 18 September sampai 15 Oktober 2021, melibatkan sebanyak 1.574 personel yang tersebar di empat kota/kabupaten, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Timika,” pungkasnya.
"Berdasarkan laporan Tim Posko shift 1 tanggal 1 Oktober 2021 hingga pukul 13.00 WIB, tidak ada gangguan sistem atau subsistem yang menyebabkan pemadaman pada venue PON," terang Wanhar.
Baca juga: Mulai 6 Oktober Singapura Kurangi Masa Karantina untuk Pelancong
Lebih lanjut dia merincikan Sistem Jayapura memiliki daya pasok 126,40 megawatt dengan cadangan 30,13 megawatt atau 23,8%, Sistem Timika 38,50 megawatt dengan cadangan 10,08 megawatt atau 26,18%, dan Sistem Merauke 48,51 megawatt dengan cadangan 25,71 megawatt atau 52,99%.
“Kesiagaan pengamanan pasokan listrik untuk PON Papua dilaksanakan mulai 18 September sampai 15 Oktober 2021, melibatkan sebanyak 1.574 personel yang tersebar di empat kota/kabupaten, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Timika,” pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :