Wow... Keuangan Hijau China Tembus Rp30,6 Kuadriliun

Selasa, 05 Oktober 2021 - 09:01 WIB
loading...
Wow... Keuangan Hijau...
PLTU jadi salah satu tantangan penerapan ekonomi hijau di China. Foto/AlJazeera
A A A
JAKARTA - Data People's Bank of China (PBoC) atau bank sentral China mengungkap adanya perkembangan luar biasa di negara itu dalam mengembangkan green finance. Jenis pembiayaan "ramah lingkungan" itu memang memainkan peran penting dalam mempromosikan transformasi ekonomi hijau di Negeri Tirai Bambu .

Baca juga: Bos Media China: Pandora Papers Hanya Alat Barat Ikut Campur di Negara-negara Berkembang

Menurut data bank sentral, seperti dilansir dari Xinhua, Senin (4/10/2021), saldo pinjaman hijau China dalam mata uang lokal dan asing melonjak 26,5% YoY menjadi 14 triliun yuan (sekitar USD2,16 triliun atau Rp30,6 kuadriliun/kurs Rp14.200) pada akhir kuartal kedua 2021.

Dalam delapan bulan pertama tahun ini, penerbitan obligasi hijau negara itu melonjak 152% dari tahun lalu menjadi melebihi 350 miliar yuan (USD52,5 miliar). Jumlah itu sudah melampaui angka yang diterbitkan tahun lalu yang sebesar 80 miliar yuan (USD12 miliar).

Baca juga: ESA Berhasil Foto Merkurius dari Jarak Dekat, Begini Penampakannya

Untuk mengejar pertumbuhan berkualitas tinggi dan hijau, Presiden Xi Jinping telah mengumumkan bahwa negaranya akan berusaha untuk mencapai puncak emisi pada tahun 2030 dan mencapai netralitas karbon pada tahun 2060.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Rekomendasi
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved