BUMN Istaka Karya Dibubarkan Erick Thohir, Begini Nasib Karyawannya
Rabu, 06 Oktober 2021 - 15:41 WIB
loading...
Kementerian BUMN secara resmi akan membubarkan BUMN Istaka Karya. FOTO/Ilustrasi/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir akan mengalihkan karyawan Istaka Karya ke sejumlah BUMN di sektor konstruksi lainnya. Langkah tersebut seiring akan dilikuidasi atau dibubarkan pemegang saham.
Perseroan memang masuk dalam daftar BUMN 'zombie'. Sebab, operasional perusahaan tercatat terus merugi. Bahkan, beban utang lebih tinggi daripada aset. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut, upaya pemulihan keuangan perusahaan tidak dapat dilakukan lagi.
"Kami kasih peluang mereka tetap bisa bekerja di urusan (BUMN) kekaryaan. Dari segi keuangan berat banget, lebih tinggi utangnya dari asetnya sehingga sudah kita itung, gak mungkin lagi dioperasikan," ujar Arya, Rabu (6/10/2021).
Baca Juga: Erick Thohir Kecewa Startup RI Dicaplok Asing
Pemegang saham mencatat, setidaknya ada 2-3 BUMN Karya yang siap menampung para karyawan Istaka. Tercatat, ada 11 perusahaan pelat merah di sektor konstruksi. Seperti, Perum Perumnas, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Amarta Karya (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Hutama Karya (Persero).
Perseroan memang masuk dalam daftar BUMN 'zombie'. Sebab, operasional perusahaan tercatat terus merugi. Bahkan, beban utang lebih tinggi daripada aset. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut, upaya pemulihan keuangan perusahaan tidak dapat dilakukan lagi.
"Kami kasih peluang mereka tetap bisa bekerja di urusan (BUMN) kekaryaan. Dari segi keuangan berat banget, lebih tinggi utangnya dari asetnya sehingga sudah kita itung, gak mungkin lagi dioperasikan," ujar Arya, Rabu (6/10/2021).
Baca Juga: Erick Thohir Kecewa Startup RI Dicaplok Asing
Pemegang saham mencatat, setidaknya ada 2-3 BUMN Karya yang siap menampung para karyawan Istaka. Tercatat, ada 11 perusahaan pelat merah di sektor konstruksi. Seperti, Perum Perumnas, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Amarta Karya (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Hutama Karya (Persero).
Lihat Juga :