Penjualan Listrik PLN UIW Sulselrabar Tumbuh 5,38 Persen

Rabu, 13 Oktober 2021 - 17:02 WIB
loading...
Penjualan Listrik PLN...
PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar mencatatkan penjualan listrik yang meningkat. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar mencatatkan penjualan listrik yang meningkat. Terhitung hingga September 2021, realisasi konsumsi listrik mencapai 5,84 Tera Watt hour (TWh) atau tumbuh 5,38% dibandingkan tahun lalu periode yang sama. Peningkatan ini terutama dihasilkan konsumsi listrik dari golongan pelanggan industri.

General Manager PLN UIW Sulselrabar , Awaluddin Hafid menyampaikan pertumbuhan konsumsi listrik di sektor Industri cukup signifikan sepanjang tahun 2021, yaitu 15,5% dibanding tahun lalu periode yang sama. Peningkatan konsumsi listrik hingga September 2021 ini merupakan kabar baik dan diharapkan dapat meningkatkan geliat perekonomian bagi pelanggan di berbagai sektor.

Baca Juga: Ekonomi Bangkit, PLN Proyeksikan Penjualan Listrik Tumbuh 4,71% di 2021

"Penjualan yang tumbuh ini merupakan kabar baik, karena sektor industri tentu memberikan efek domino bagi sektor lain yang akan tumbuh," tutur Awaluddin.

Di sisi lain, pertumbuhan penjualan juga sejalan dengan penambahan pelanggan. Sampai dengan bulan September 2021, jumlah pelanggan sebanyak 3.486.743 atau bertambah sebanyak 142.233 pelanggan dari tahun lalu dengan tambahan daya tersambung mencapai 350 Mega Volt Ampere (MVA) dan semakin bertambah dengan akan dilakukan energize PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia 90 MVA di bulan Oktober 2021 ini.

Untuk menangkap berbagai peluang, ada beberapa strategi yang dilakukan PLN. Pertama, PLN memastikan pelanggan mendapatkan pasokan listrik berapapun daya yang mereka butuhkan. Besarnya daya mampu listrik di sistem Sulawesi Bagian Selatan saat ini mencapai 1.834 MW, dan masih ada cadangan daya 323 MW.

"Dengan pasokan daya yang dimiliki saat ini, PLN memastikan kebutuhan listrik untuk masyarakat lebih dari cukup. Dengan pasokan yang andal ini juga bisa meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di Sulawesi Selatan , Tenggara, dan Barat," jelas Awaluddin.

Kedua, langkah yang dilakukan PLN adalah gencar mempromosikan promo tambah daya serta percepatan proses sambung baru dan tambah daya. "PLN sudah menyediakan aplikasi PLN Mobile untuk mempercepat seluruh proses mulai dari pasang baru, tambah daya, bayar listrik, hingga membeli token. Dengan hadirnya PLN Mobile, layanan PLN semakin mudah dijangkau dan cepat," ujar Awaluddin.

Direktur Utama PT Huady Nickel Alloy, Jos Stefan Hideky mengucapkan terima kasih atas layanan diberikan PLN. "Respons PLN sangat cepat terkait permohonan penambahan daya PT HNA. Saya sangat mengapresiasi kesigapan layanan PLN," kata Jos.

Baca Juga: Suntik Modal PLN hingga Bahana, Jokowi Terbitkan PP Baru

Langkah selanjutnya yang dilakukan PLN adalah menyasar seluruh peluang pangsa pasar, mulai dari Industri smelter, rumah tangga, sektor pertanian, budidaya ikan, pedagang kaki lima, hingga kendaraan listrik.

Guna mendukung terbentuknya ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Sulawesi, PLN UIW Sulselrabar telah membangun 1 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) fast charging pertama di Indonesia Timur yang berada di PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mattoanging, Kota Makassar.

Ke depan, PLN UIW Sulselrabar akan menambah 2 lokasi SPKLU, 1 lokasi di Sulawesi Selatan dan 1 lokasi di Sulawesi Tenggara. Saat peresmian SPKLU Mattoanging Bulan Juni 2021 lalu PLT Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi komitmen PLN dalam pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat sampai dengan Electric Vehicle.

"Terima kasih kepada PLN, dengan hadirnya SPKLU pertama di Indonesia Timur ini, menandakan kesiapan PLN untuk mendukung era KBLBB," ucap Andi Sudirman Sulaiman.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Perang AS-Iran Picu...
Perang AS-Iran Picu Rencana Pembangunan PLTN di Asia dan Afrika
Rekomendasi
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved