Sertifikasi Aset PLN di Sulsel Ditarget Rampung Desember 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:Aplikasi PLN Mobile Diperbarui, Layanan Pengaduan Listrik Lebih Cepat
Dia berharap sisa 600 persil dari target 1300 persil sertifikat bisa cepat diselesaikan berkasnya oleh pihak PLN. "Kalau dimasukan bulan depan yah, Desember sudah selesai, sepanjang clean and clear," tegas Bambang.
Vice President Pengamanan dan Pemeliharaan Aset PT PLN, Lindasari Handayani menambahkan temuan dari rapak koordinasi tersebut akan dievaluasi pihaknya dan meninjau kembali dokumen pembebasan lahannya.
"Alhamdulillah dengan rapat koordinasi kita bisa menemukan titik terang, mana yang menjadi kendala, dan mendapat solusi. Selanjutnya kita akan lakukan konsolidasi internal, kemudian kami koordinasikan ke BPN," paparnya.
Dia menerangkan pihaknya sudah mengelompokan permasalahan aset sesuai temuan dalam rapat tersebut. "Baik yang masuk kawasan hutan, yang ada klaim dari pihak lain, itu sudah kita pilah-pilah," tutur Linda.
Linda menyebutkan dengan pengelompokan tersebut, PLN yakin target 1.300 persil akan rampung Desember mendatang. "Ketika aset kita ini tersertifikasi dasar hukumnya menjadi jelas, dan ke depannya bisa tertib administrasi," ungkapnya.
Baca juga:Ekonomi Bangkit, PLN Proyeksikan Penjualan Listrik Tumbuh 4,71% di 2021
Dia berharap sisa 600 persil dari target 1300 persil sertifikat bisa cepat diselesaikan berkasnya oleh pihak PLN. "Kalau dimasukan bulan depan yah, Desember sudah selesai, sepanjang clean and clear," tegas Bambang.
Vice President Pengamanan dan Pemeliharaan Aset PT PLN, Lindasari Handayani menambahkan temuan dari rapak koordinasi tersebut akan dievaluasi pihaknya dan meninjau kembali dokumen pembebasan lahannya.
"Alhamdulillah dengan rapat koordinasi kita bisa menemukan titik terang, mana yang menjadi kendala, dan mendapat solusi. Selanjutnya kita akan lakukan konsolidasi internal, kemudian kami koordinasikan ke BPN," paparnya.
Dia menerangkan pihaknya sudah mengelompokan permasalahan aset sesuai temuan dalam rapat tersebut. "Baik yang masuk kawasan hutan, yang ada klaim dari pihak lain, itu sudah kita pilah-pilah," tutur Linda.
Linda menyebutkan dengan pengelompokan tersebut, PLN yakin target 1.300 persil akan rampung Desember mendatang. "Ketika aset kita ini tersertifikasi dasar hukumnya menjadi jelas, dan ke depannya bisa tertib administrasi," ungkapnya.
Baca juga:Ekonomi Bangkit, PLN Proyeksikan Penjualan Listrik Tumbuh 4,71% di 2021
Lihat Juga :